KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Deng Ical Hati-hati Isi Jabatan Lowong

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Selasa , 17 April 2018 14:15

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pengisian jabatan lowong yang kini masih berpolemik, belum juga ada kejelasan. Bahkan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, terkesan hati-hati menentukan putusan, dan menyerahkan sepenuhnya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Sudah di Mendagri, sudah dikonsultasikan disana,” kata Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal, Senin (16/4) kemarin.

Ia mengatakan, siapa yang bakal mengisi jabatan yang lowong, dirinya tidak tahu pasti. Pihaknya hanya diberikan kewenangan penuh untuk memberikan usulan nama yang nantinya akan dilantik secara serentak.

“Kemarin kita sudah konsultasikan sama Sekda dan Inspektorat, Jumat kemarin dan hari ini sudah ada di Mendagri untuk diberikan putusan untuk mengisi jabatan lowong,” ungkapnya.

Pihaknya hanya mengusulkan separuh dari jumlah jabatan lowong yang diperkirakan mencapai 274 posisi, di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Belum semuanya. Kami upayakan dulu yang Eselon Dua, Tiga dan Empat, karena kami kewalahan mencari kualifikasi teknisnya seperti UPTD. Kami berburu waktu, jadi diusahakan dulu yang itu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pertimbangan dalam penentuan pengisian jabatan lowong di tingkat eselon, termasuk penilaian aspek pengalamannya, kualifikasi teknisnya, kesehatannya. Dan untuk memastikan itu, pihaknya memanggil kepala SKPDnya.

“Kami harap tidak ada lagi keluhan teknis di lapangan, kekurangan pegawai dan lain-lain,” imbuhnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Makassar, Andi Muh Yasir, mengatakan, pengisian jabatan kosong itu harus memenuhi banyak prosedural yang harus dilalui. Diantaranya, harus ada rekomendasi dari pemerintah pusat.

“Pengisian jabatan lowong itu tidak serta merta diisi, tapi harus ada juga koordinasi dengan Komisi ASN dan Mendagri,” ucap Yasir. (*)


div>