KAMIS , 14 DESEMBER 2017

Deng Ical : Penanggulan Bahaya Hiv dan Aids Adalah Tanggung Jawab Bersama

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Kamis , 05 Oktober 2017 22:06
Deng Ical : Penanggulan Bahaya Hiv dan Aids Adalah Tanggung Jawab Bersama

Deng Ical membawakan materi pelatihan penanggulangan HIV dan AIDS bagi Media Operasional Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar, di Hotel Jolin, Jalan Pengayoman, Makassar, Kamis (5/10/).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI (Deng Ical) membuka pelatihan penanggulangan HIV dan AIDS bagi Media Operasional Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar, di Hotel Jolin, Jalan Pengayoman, Makassar, Kamis (5/10/).

Kegiatan tersebut mengambil tema “Merangkul Media, Mendorong Upaya Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Makassar”. Adapun peserta dari kegiatan tersebut adalah jurnalis yang berjumlah 40 orang terdiri dari media, cetak, TV, Radio dan Online yang ada di Kota Makassar.1

Dalam sambutannya, Deng Ical mengatakan bahwa penanggulangan bahaya HIV dan AIDS bukan saja tanggung jawab pemerintah dan KPA, tapi juga tanggung jawab bersama dalam membangun peradaban Makassar, Sulawesi Selatan dan juga Indonesia yang menjadi lebih beradab.

Menurutnya, semua orang harus mengambil peran sesuai fungsi masing-masing dalam menanggulangi bahaya HIV dan AIDS terutama bagi pemerintah dan juga teman-teman jurnalis.

“Jurnaliskan tujuan mulianya itu adalah memeberikan informasi-informasi terbaik kepada seluruh masyarkat, sehingga masyarakat bisa mengambil peran serta berkontribusi sesuai profesinya masing-masing,” kata Deng Ical.

Ia menambahkan, jika ada masyarakat yang belum mengerti bahwa HIV dan AIDS itu sangat berbahaya, maka salah satu yang harus bertanggung jawab selain pemerintah dan KPA itu adalah wartawan.

“Jadi harusnya ada perspektif seperti itu dari teman-teman media, jangan cuma menganggap bahwa ini hanya tugas pemerintah sendiri tetapi juga dibutuhkan peran media yang sangat strategis dan vital dalam mencegah dan menanggulangi bahaya HIV dan AIDS di Kota Makassar,” pungkasnya.(*)


div>