SELASA , 12 DESEMBER 2017

Deng Ical Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Makassar Dihadapan Bupati Sijunjung

Reporter:

Muhammad Alif

Editor:

Ridwan Lallo

Kamis , 07 Desember 2017 21:57
Deng Ical Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Makassar Dihadapan Bupati Sijunjung

Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI bersama Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal, menerima kunjungan kerja Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin beserta rombongan Forkompimda Sijunjung, di Ruang Sipakalebbi, Kantor Balaikota Makassar, Kamis (7/12).

Kunjungannya dalam rangka untuk memperlajari sistem penanganan konflik sosial Pemerintah Kota Makassar.

Turut hadir, Dandim 1408 BS, Letnan Kolonel Otto Sollu, Kasat Bimnas Polrestabes Makassar, AKBP Djamaluddin, Kasi Intel Kajari Makassar, Andi Alham.

Dihadapan Bupati Sijunjung, Deng Ical–sapaan akrab Syamsu Rizal mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Makassar yang saat ini mengalami peningkatan.

Menurutnya, tingkat pertumbuhaan ekonomi Makassar pada tahun 2017 diperkirakan mencapai 8,6 persen sedangkan pada 2016 itu mencapai 7,94 persen.

Bahkan, di tahun 2013 itu pertumbuhan ekonomi Makassar tembus diangka 12 persen dan tahun 2014 itu pertumbuhan ekonomi Makassar tembus diangka 9,44 persen.

“Pada pidato kenegaraan terakhir di tahun 2014 Presiden SBY mengatakan bahwa pertumbuhaan ekonomi Makassar mengalahkan Tiongkok dan Jepang dan Presiden Jokowi juga mengatakan seperti itu,” tutur Deng Ical.

Lanjut dia, penyebab stabilnya pertumbuhan ekonomi Makassar selama 19 tahun terahir disebabkan karena masyarakat Kota Makassar bisa merasa nyaman dalam bekerja.

“Jadi kunci pertumbuhan ekonomi Makassar bisa meningkat dikarenakan kestabilan situasi keamanan kita di Kota Makassar,” ungkap Syamsu Rizal.

Sementara Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Makassar yang sudah menerima kedatangannya dalam rangka kunjungan kerja.

“Tentu saja dalam kunjungan ini, kami ingin belajar dari Pemeirntah Kota Makassar mengenai bagaimana cara mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan etnis,” kata Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin. (*)


div>