JUMAT , 15 DESEMBER 2017

Depan Kader AMP, Adnan Ingatkan Soal Nasionalisme

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 30 Oktober 2017 18:18
Depan Kader AMP, Adnan Ingatkan Soal Nasionalisme

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Ketua PMI Sulsel Ichsan Yasin Limpo, dan Bupati Luwu Andi Mudzakkar saat di menghadiri di pelantingan Pengurus Daerah Abdi Merah Putih (AMP) Kabupaten Gowa, di Gedung Haji Bate, Senin (30/10/2017). Foto: ist

GOWA, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menitipkan pesan-pesan nasionalisme saat memberikan sambutan di pelantingan Pengurus Daerah Abdi Merah Putih (AMP) Kabupaten Gowa, di Gedung Haji Bate, Senin (30/10/2017). Nasionalisme, bagi Adnan adalah hal yang wajib ditekankan pada pemuda masa kini dala menghadapi era globalisasi.

“Jika ingin melihat masa depan suatu bangsa, masa depan suatu daerah maka lihatlah pemudanya. Saya bangga, karena pemuda di Gowa melalui Abdi Merah Putih siap memegang estafet kepemimpinan,” kata Adnan disambut tepuk tangan riuh oleh pengurus dan kader AMP yang hadir.

Pelantikan pengurus AMP, dua hari setelah Hari Sumpah Pemuda, kata bupati termuda di Indonesia Timur ini, sangat tepat karena masih dalam nuansa Sumpah Pemuda. “Jadikan momentum Sumpah Pemuda untuk meningkatkan nasionalisme. Tidak boleh lagi ada perdebatan tentang Indonesia, tidak boleh ada perdebatan tentang Pancasila,” ungkapnya.

Pancasila, menurut mantan anggota DPRD Sulsel ini, adalah ideologi bangsa yang tak boleh lagi ada tawar menawar. Ia percaya, AMP sebagai lembaga kaderisasi pemuda bisa melahirkan pemuda-pemuda yang berkarakter dan memiliki nasionalisme yang tinggi.

Penggagas dan pendiri Abdi Merah Putih, Ichsan Yasin Limpo sendiri, banyak bercerita soal cita-cita yang ingin dibangun dari pendirian organisasi tersebut. Salah satunya adalah menghadirkan pemuda dengan karakter yang kuat dan pemuda yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan di Indonesia.

Ia juga memesankan prinsip-prinsip hidup yang mesti ditekankan oleh setiap kader dan pengurus AMP. “Tanamkan prinsip 3 K. Kemampuan, komitmen dan konsisten,” ujarnya.

Seorang pemimpin, kata Punggawa (nama yang biasa disematkan untuk Ichsan Yasin Limpo), harus memiliki kemampuan, komitmen dan konsistensi. Jika tidak memiliki hal itu, maka orang tersebut, menurutnya, tidak pantas menjadi pemimpin.


div>