KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Derita Hidrosefalus, Safira Hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur

Reporter:

Sudirman

Editor:

Iskanto

Sabtu , 20 Oktober 2018 12:50
Derita Hidrosefalus, Safira Hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur

Rahma Sapira penderita Hidrosefalus, hanya bisa terbaring di tempat tidurnya. (foto : Sudirman)

MAMUJU, RAKYATSULSEL.COM – Anak Pertama dari pasangan Faisal dan Siti Sajrah, Rahma Sapira menderita penyakit Hidrosefalus sejak berumur empat bulan. Di usianya yang kini menginjak 3 tahun, kondisi Rahma Sapira kian memburuk.

Penyakit hidrosefalus yang ia derita sudah mulai membesar. Kondisi tersebut diperburuk dengan kondisi lingkungan tempat ia tinggal. Dimana, orangtuanya hanya mampu untuk tinggal di kos-kosan yang berukuran 3X6 meter saja.

Menurut pengakuan Siti Hajrah, putrinya sudah dua kali dirawat di Rumah Sakit (RS). Bahkan kata dia, beberapa waktu lalu sempat dirujuk di RS Wahidin Makassar. Namun, dari perawatan di RS belum juga membuahkan kesehatan pada putrinya.

“Hampir satu bulan di RS Wahidin tidak pernah sadar dan ditambah lagi dengan inpeksi pada paru-parunya,” terangnya.

Kedua orang tua Rahma Sapira hanya bisa menunggu uluran tangan dari orang lain untuk membantu kesembuhan putrinya. Hal itu lantaran keterbatasan perekonomian yang dialami keluarga kecil ini.

“Saya hanya pasrah saja pak,karna mau di bawa kerumah sakit tapi sudah tidak ada biaya lagi,” kata Siti Hajrah.

Siti Hajrah mengaku perawatan putrinya di RS beberapa waktu lalu di tanggung oleh BPJS. Meskipun begitu, hal itu belum cukup untuk memberikan kesembuhan kepada buah hatinya.

“Alhamdulillah anak saya memiliki BPJS kesahatan, jadi selama dua kali masuk rumah sakit itu kami masi bisa membiayanya,” terangnya.

“Saya berharap pemerintah agar bisa memberikan kami bantuan untuk pengobatan anak kami ini kasian,” tambahnya.

Diketahui bahwa saat ini balita tersebut hanya terbaring di tempat tidur dan tidak bisa melihat, bahkan untuk mendegarpun juga tidak bisa. (*)


Tag
div>