RABU , 21 NOVEMBER 2018

Desa Batu Belerang Juara Lomba Desa Tingkat Nasional

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 22 Agustus 2017 11:37
Desa Batu Belerang Juara Lomba Desa Tingkat Nasional

ASEP/RAKYAT SULSEL/D JUARA NASIONAL. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan piala dan hadiah kepada Kepala Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Senin (21/8). Desa Batu Belerang berhasil meraih juara pertama Lomba Desa Tingkat Nasional Regional III Wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, berhasil meraih juara pertama Lomba Desa Tingkat Nasional Regional III Wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Selain piala dan piagam, desa ini berhak atas hadiah senilai Rp 100 juta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Nilai swadaya masyarakat pada tahun ini yang menembus angka Rp 2,7 miliar, berhasil mengantarkan desa ini sebagai juara di tingkat nasional. Selain itu, warga desa juga sangat aktif dalam membangun desa.

Kepala Desa Batu Belerang, Ahmad P, menuturkan, pihaknya melibatkan seluruh warganya, dalam membangun desa. Ada beberapa kategori yang menjadi penilaian. Diantaranya, nilai swadaya masyarakat, taman hutan raya, air terjun, pelaksanaan keuangan desa berdasarkan sistem keuangan desa, serta beberapa program lainnya.

“Nilai swadaya masyarakat di Desa Belerang sangat tinggi, dan mengalami peningkatan setiap tahun. Pada tahun 2015, nilai swadaya masyarakat hanya Rp 1,2 miliar. Sedangkan tahun ini menembus angka Rp 2,7 miliar,” beber Ahmad, di sela-sela Penyerahan Piala, Piagam, dan Hadiah Lomba Desa, Kelurahan, dan Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sulsel, di Baruga Karaeng Pattingalloang Makassar, Senin (21/8).

Menurut Ahmad, nilai swadaya masyarakat didapatkan dari hasil kerja bakti yang diadakan dua kali seminggu, dihitung setiap tahun. Kedua, didapatkan dari peruntukan jalan yang tidak mengambil ganti rugi atau hibah. Seperti, tanaman yang dicabut dan tidak diganti rugi.

“Partisipasi masyarakat sangat tinggi, sehingga dalam pelaksanaan persiapan lomba sangat maksimal. Lomba ini sudah lama dipersiapkan, dan kita terus membenahi kekurangan dalam rangka menghadapi lomba desa, mulai tahun 2015,” terangnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengaku sangat bangga terhadap prestasi Desa Batu Belerang, yang berhasil meraih Juara Lomba Desa Tingkat Nasional Regional III Wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Apalagi, prestasi ini juga mengantarkan dirinya sebagai penerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha dari Menteri Dalam Negeri atas Keberhasilan Pembinaan Desa/Kelurahan, yang akan diserahkan pada Pekan Inovasi Desa Nasional pada Oktober mendatang.

“Ini adalah penghargaan negara. Apa yang kita lakukan tidak lain adalah sebuah karya dan prestasi untuk menghadirkan negara pada desa, kelurahan, kabupaten dan kota. Saya sangat bangga, dan ini tidak mudah. Apalagi di sepuluh tahun pemerintahan yang saya pimpin,” tuturnya.
Untuk menjadikan satu desa atau kelurahan menjadi yang terbaik, kata Syahrul, setidaknya harus memiliki empat syarat. Diantaranya, memiliki target juara, pemimpin daerah harus memiliki terobosan, melakukan kerja dengan serius, dan mampu berkolaborasi dengan rakyat mensukseskan program.

[NEXT-RASUL]

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulsel, Mustari Soba, mengatakan, untuk lomba di tingkat provinsi, terdapat 24 pemenang yang terdiri dari empat kategori. Lomba desa terbaik, lomba kelurahan terbaik, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terbaik, serta kelompok pencipta inovasi teknologi tepat guna. Setiap kategori memiliki enam pemenang, dari juara pertama hingga harapan tiga.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72, dan penilaian dilakukan secara berjenjang. Penilaian dilakukan dari 25 Mei hingga 22 Juni, serta memperhatikan data-data mereka dua tahun terakhir,” kata Mustari. (*/dwi/D)


Tag
div>