Senin, 21 Agustus 2017

Ambil Karya Graphic Designer Asal Yogyakarta

Desain Foto Kampanye NH-Aziz Dinilai Ilegal

Minggu , 13 Agustus 2017 20:41
Penulis : Suryadi Maswatu
Editor   : Ashar Abdullah
Desain Foto Kampanye NH-Aziz (int)
Desain Foto Kampanye NH-Aziz (int)
MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM - Penggunaan foto maupun desain grafis yang diambil di internet nampaknya mesti menjadi perhatian tiap tim kreatif kandidat bakal calon Gubernur. Jika asal ambil, bisa menuai protes dari pemilik karya.

Hal itu terjadi pada pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Muzakkar. Sebuah akun Facebook dengan nama Budi Cc-Line mengupload foto kampanye NH-Aziz dengan menggunakan latar belakang foto yang telah diedit, menuding NH-Aziz telah mencaplok karyanya tanpa diberi tahu.

Si pemilik karya di uploadtannya, memprotes penggunaan karyanya sebagai latar tanpa pemberitahuan atau izin darinya. "Seandainya saja mereka minta ijin penggunaan foto ini, mungkin lebih berkah" tulisnya di uploadtannya.

Dari profil akun tersebut, diketahui orang yang mengaku memiliki karya yang dijadikan latar belakang di foto kampanye NH-Aziz tersebut berasal dari Yogyakarta. Tanggapan pun mengalir ke uploadtan itu. Bahkan hingga Minggu (13/8/2017), sudah mendapat 300 lebih tanggapan dengan 100 lebih komentar dan 76 kali dibagikan.

"Wah dicaplok" tulis akun Momo Bubu. Beberapa akun bahkan meminta agar yang punya karya melaporkan hal tersebut. "Wah...mereka tidak menghargai karya foto seseorang...laporkan saja mas..." tulis akun Sen Soe.

Beberapa akun juga masuk di kolom komentar menandai akun Facebook Sahabat NH. "Udah gak ada yah kang" balas Budi  Cc-Line akun mengaku karyanya dicaplok. Beberapa akun bahkan berkomentar pedas di kolom komentar uploadtan tersebut. "Mental maling gini yg mau jadi pemimpin......" tulis akun Ahmad Sihendra.

Menanggapi hal tersebut, juru Bicara (Jubir) DPD I Partai Golkar Sulsel, Maqbul Halim menuturkan pihak Golkar  mengakui hal demikian, hanya saja. Sebagai elit partai dan tim NH-AQM enggan menanggapi komentar dari Netizeen di media sosial.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*