JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Detik-detik Mengerikan Penemuan 11 Orang yang Dijejalkan di Kamar Mandi Sempit

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 28 Desember 2016 11:19
Detik-detik Mengerikan Penemuan 11 Orang yang Dijejalkan di Kamar Mandi Sempit

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Iriawan yang mengunjungi TKP pembantaian sadis di rumah Ir Dodi Triono. foto: jawapos.

JAKARTA – Sugeng, 32, salah seorang pembantu Dodi Triono, 59, di rumah lainnya (rumah Dodi tidak hanya satu) adalah orang yang pertama datang ke rumah Dodi di Pulomas, Jakarta Timur. Dia datang bersama seorang warga bernama Lutfi dan ketua RW setempat, Abdul Gani, 45.

Sugeng mengaku, mendatangi rumah tersebut setelah ditelepon teman Diona Arika Andra Putri, anak Dodi.

Ceritanya, kemarin sekitar pukul 08.30 Sheila Putri dan Evan Sandreho (teman Diona, 16, putri Dodi) datang ke rumah tersebut. Sheila dan Evan memang biasa berkunjung untuk bermain bersama Diona.

Sheila dan Evan menghubungi ponsel Diona, tapi tidak aktif. Setelah itu, mereka menghubungi Sugeng, pembantu di rumah kedua Dodi di Pulomas Residence.

Sugeng kemudian mengajak Lutfi dan Ketua RW Abdul Gani untuk mendatangi rumah korban pada pukul 09.00. Sugeng mencoba menelepon Dodi dan anak-anaknya, tapi semua ponsel tidak aktif. Yang mencurigakan, pintu gerbang rumah tertutup, tapi gemboknya terbuka.

Mereka kemudian masuk melalui pintu utama. Alangkah kaget mereka, ternyata pintu tidak terkunci. Mereka bertiga kemudian berpencar untuk memeriksa rumah. Ada yang menuju bagian belakang, ada juga yang mengecek ke lantai 2.

Di dalam rumah, Sugeng melihat kunci-kunci mobil berserakan di lantai. Lalu, dia mengecek kamar mandi belakang. Saat itu Sugeng mendengar teriakan salah satu korban, Gemma Dzalfayla, anak Dodi yang kemudian ditemukan tewas. Tapi, Sugeng tidak berani mendobrak pintu kamar mandi. Ketika itu pintu kamar mandi pembantu tersebut dikunci dari luar dan gagang pintu dipatahkan.

[NEXT-RASUL]

Sugeng, Lutfi, dan Gani lalu melapor ke pos polisi Kayu Putih. Polisi datang ke TKP sekitar pukul 09.30. Polisi dan para saksi langsung mendobrak pintu kamar mandi dengan linggis.

Begitu pintu terbuka, semua mata terbelalak. Mereka melihat sebelas orang bertumpuk dan berimpitan di kamar mandi berukuran 2×1 meter. (jpg)


div>