SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Dewan Geram, Ada Sekolah di Segel Pemilik Tanah

Reporter:

Salahuddin

Editor:

Iskanto

Selasa , 18 September 2018 13:23
Dewan Geram, Ada Sekolah di Segel Pemilik Tanah

Anggota DPRD Bulukumba, Andi Arman

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – SMP Negeri 22 Bulukumba disegel oleh warga yang mengklaim kepemilikan atas tanah sekolah tersebut. Akibat hal itu, SMP yang terletak di Desa Bontobiraeng, Kecamatan Kajang ini terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar di luar kelas dengan menggunakan tenda.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Bulukumba, Andi Arman geram akan kejadian tersebut. Menurutnya hal ini adalah persoalan serius yang harus sesegera mungkin diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba. Jangan sampai hal ini dinilai sebagai wujud kelalaian pemerintah.

“Belajar dibawa tenda bisa jadi berita nasional. Pemkab Bulukumba perlu antisipasi,”kata Legislator Fraksi Gerindra ini pada rapat pembahasan KUA/PPAS APBD Perubahan 2018, digedung DPRD Bulukumba, Selasa (18/9).

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Bulukumba Andi Bau Amal, mengatakan saat ini Pemkab Bulukumba sudah mengambil sejumlah langkah legas. Ia mengakui SMP Negeri 22 Bulukumba sempat dibuka, namun tidak lama setelah itu, pemilik kembali menutup lokasi sekolah.

“Kami akan mengambil tindakan tegas. Lokasi sekolah tidak boleh ditutup sebelum ada putusan dari pengadilan,”kata Andi Bau Amal, dihadapan anggota DPRD Bulukumba. (*)


div>