SELASA , 23 OKTOBER 2018

Dewan Geram, Pembangunan Gedung DPRD Makassar Tak Sesuai SOP K3

Reporter:

Editor:

Iskanto

Senin , 17 September 2018 14:51
Dewan Geram, Pembangunan Gedung DPRD Makassar Tak Sesuai SOP K3

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Andi Amirullah Djaya

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Andi Amirullah Djaya meminta agar pengerjaan pembangunan gedung kantor Sekretariat DPRD Makassar dihentikan sementara.

Pasalnya, proyek yang memakan anggaran Rp 4,2 miliar yang ditender oleh PT. HM Toedjoe melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Itukan proyek miliaran, kemarin kita lihat, masa helmnya para pekerja saja tidak ada dipakai. Kan bisa membahayakan keselamatan,” kata Amirullah Djaya saat ditemui di Gedung DPRD Makassar, Senin (17/9).

Legialator Hanura itu menilai, pembangunan gedung kantor DPRD Makassar tidak optimal. Menurutnya, pengawasan dalam proyek tersebut kurang tegas.

Bahkan, ia kecewa setelah melihat kualitas para pekerja pembangunan di dalam gedung terkesan asal-asalan. Bagaimana tidak, banyak pekerja gedung tersebut yang tidak profesional dalam bekerja.

“Proyek pembangunan yang dilakukan itu harus melalui standar. Bukan hanya mau mencapai target, kita lihat pekerja tidak ada yang pake helm. Kalau itu yg menjadi masalah itu akan menjadi sorotan oleh masyarakat,” jelasnya.

Olehnya, Pengganti Antar Waktu (PAW) Mustagfir Sabri itu menegaskan agar proses pembangunan gedung tersebut untuk sementara dihentikan.

“Kalau bisa dihentikan dulu sementara saja sampai semua mebenahi aturan sesuai standar pekerjaan, untuk menjaga keselamatan dan keamanan kerja,” tandasnya. (*)


div>