KAMIS , 24 JANUARI 2019

Dewan Hearing Dinas PU dan Rekanan Soal Proyek Jalan Hotmix

Reporter:

dedi

Editor:

Kamis , 29 Desember 2016 19:33

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Sinjai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sinjai, di Ruang Rapat DPRD Sinjai, Kamis (29/12).

RDP tersebut, menyikapi adanya aspirasi dari pemuda dan mahasiswa soal proyek pengerjaan Hotmix di Pattongko dan Biji Nangka.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Sinjai Amsul Mappasara dihadiri oleh Kadis PU Sinjai Ir.Ishak, Kepala Inspektorat Sinjai Aslam Abbas, Anggota Komisi III DPRD Sinjai, Kontraktor, Rekanan, LSM KATIK Sinjai, SAPMA PP Sinjai, Pemuda Sinjai Borong.

Ketua KATIK Sinjai, Sabir mengatakan proyek pengerjaan Hotmix yang ada di Desa Biji Nangka dan Desa Patongko yang dikerja asal-asalan oleh pihak kontraktor makanya kami minta untuk dikerja ulang dan dicarikan solusi.

“Kami perihatin dengan kondisi jalan yang ada di Sinjai borong, baru 3 hari setelah dikerja sudah rusak berat. Apalagi ada kesan pembiaran dari instansi terkait padahal ini menghabiskan anggaran yang demikian besar, lebih ironis lagi ini kualitas aspalnya jauh dari standar, ada 600 Meter perlu dibongkar ulang dan di aspal kembali,” ungkapnya

Kepala Dinas PU Sinjai, Ir.Ishak mengaku jika dirinya baru mengetahui jika pengerjaan jalan yang ada di Sinjai Borong dikerjakan dalam kondisi tidak memenuhi standar.

“Saya baru tau jika proyek itu seperti ini karena tidak ada laporan masuk ke saya baik dari pihak rekanan maupun pengawas, kami akan suruh perbaiki kembali dan bongkar, saya kecewa kalau seperti ini,” pungkasnya

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Sinjai, Amsul Mappasara menuturkan jika saat ini sudah ada titik temu antara berbagai pihak.

“Sudah ada titik temu dan akan dilakukan perbaikan, rapat seperti ini tidak perlu terjadi jika pihak rekanan mengemban amanah Dinas PU, jangan biarkan pesoalan seperti ini terulang terus, apalagi ada kontrak yang harus ditandatangani, kalau ada konsultan seperti ini perlu dievaluasi dan tidak perlu lagi dipakai kedepanya, ” ujarnya

Sekedar dikethui, Proyek Hotmix Desa biji nangka sendiri adalah peningkatan jalan DAK dengan nilai kontrak Rp.17.791.166.000 waktu pelaksanaan 180 hari sejak tanggal kontrak 8 juni 2016 sumber dana APBD 2016 dengan Pelaksana PT. Agung Perdana Bulukumba konsultan PT. Surya Perkasa Raya.


div>