MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Dewan Minta Pemda Wajo Tertibkan Minimarket yang Langgar Perda

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 25 Januari 2016 16:00

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 41 mini market di Kabupaten Wajo sampai saat ini masih belum patuh terhadap Perda nomor 21 tahun 2012.

Ketua Komisi Satu DPRD Wajo Sumardi Arifin mengatakan, salah satu pasal yang dilanggar yakni Pasal 11 ayat 1 dan pasal 16 ayat 2 yaitu harus mempertimbangkan pasar tradisional dan tidak boleh buka 24 jam jika bukan di area pelayanan umum.

Meskipun sudah jelas diamanatkan dalam Perda tersebut semua mini market di Kabupaten Wajo tidak mengindahkan larangan tersebut.

“Kami sudah tidak terhitung mengimbau agar para pengusaha mini market tersebut agar melengkapi perizinan yang diperlukan untuk landasan operasional mini market. Tetapi ternyata upaya ini tidak direspon oleh pengusaha, tidak tahu alasannya apa,” kata Sumardi di Sengkang, Senin (25/1).

Karena belum ada respon positip dari para pelaku usaha minimarket tersebut, Sumardi minta agar Pemda Wajo bertindak tegas.

“Jika tidak ada respon dari 41 pengusaha mini market ini, kami minta Pemda segera melakukan penertiban. Jangan dibiarkan saja mini market melanggar Perda. Kenapa tidak berani menertibkan padahal kesalahannya sudah jelas,” katanya.

Politisi dari PKB Wajo ini meminta Satpol PP tegas menyikapi soal mini market ini. Karena ini sudah diatur jelas dalam Perda.

“Satpol PP mempunyai kewenangan untuk penertiban, melakukan represif apabila ada pelanggaran Perda, jadi tidak ada alasan lagi untuk menghindar,” katanya.


div>