SELASA , 16 OKTOBER 2018

Dewan Minta Pemkot Prioritaskan Kebersihan Pasar Tradisional

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 17 April 2016 15:54
Dewan Minta Pemkot Prioritaskan Kebersihan Pasar Tradisional

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Susuman Sugali. foto: ashar abdullah/rakyat sulsel.

MAKASSAR. RAKYATSULSEL.COM – Salah satu poin penting Makassar’ta Tidak Rantasa (MTR) serta mendapatkan Piala Adipura kembali adalah kebersihan yang bukan hanya dari segi kebersihan ruas jalan atau lorong, tapi yang tak kalah pentingnya adalah kebersihan pasar.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar sangat menyayangkan jika Makassar mendapatkan piala tanpa dibarengi kebersihan pasarnya. Mendapatkan Piala Adipura sangat mustahil jika tidak dibarengi dengan kebersihan lingkungan sekitar. Contohnya saja masih banyaknya pasar di Kota Makassar yang tidak dikelola dengan baik yakni, Pasar Terong, Pasar Sawah, Pasar Toddopuli, dan lain sebagainya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Susuman Sugali, menegaskan, penyandang MTR dan juga mendapat Piala Adipura tahun sebelumnya disandang Kota Makassar sebagai Kota Adipura bisa jadi diganjal pasar yang belum ditata dan dikelola dengan baik, sebab penghargaan tersebut dirasa akan mustahil didapatkan.

“Yang namanya tidak rantasa itukan karena kebersihan kotanya, jika pasarnya saja jorok dan tidak terurus apakah bisa mendapatkan julukan tidak rantasa,” ungkapnya, Minggu (17/4).

Selain itu, legislator Fraksi Demokrat ini, menyesalkan jika salah satu indikator penilaian untuk kebesihan tidak dibanrengi rasa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sebab kepedulian masyarakat kini sangat kurang terhadap kota.

Senada dengannya, anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar, Rahman Pina, mengakui, pertumbuhan pembangunan Kota Makassar sudah berjalan pesat seiring dampak yang juga ditimbulkan, diantaranya tingginya produksi sampah paling banyak yaitu pasar dan tempat pembuangan yang tidak didukung sarana maupun prasarana.

“Selain sarana dan prasarana yang menjadi faktor penunjang, akan tetapi tetap dukungan seluruh elemen masyarakat sebagai penyanggah program-program kebersihan yang digalakkan pemkot. Masalah kebersihan bukan hanya pasar hampir seluruh kota besar merupakan masalah utama, tapi jika komitmen bersama antara pemkot dan masyarakat terjalin utuh, maka permasalahan sampah akan teratasi,” jelasnya, (***)


div>