SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Dewan: Realisasi Kesra Tidak Menyentuh Masyarakat

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 28 April 2016 17:55

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota komisi D bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Iqbal Djalil menganggap, program yang telah direalisasi Kepala Bagian (Kabag) Kesra belum bisa dibedakan antara Input, outcome, output untuk masyarakat.

“Efek langsung dan manfaatnya untuk masyarakat belum terasa, padahal Kabag Kesra ini SKPD yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan langsung masyrakat,” ujarnya saat rapat triwulan pertama di Kantor DPRD Makassar, Kamis (28/4).

Legislator Fraksi PKS ini menambahkan, meskipun realisasi kabag kesra mencapai tiga belas persen sementara, pada tahun lalu hanya tujuh persen, namun semua program harus menyentuh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Makassar, Kamaruddin Munde menjelaskan, akan siap mengoptimalkan realisasi untuk program yang apa dimaksudkan oleh legislator untuk bisa berjalan maksimal pada pelaporan triwulan berikutnya.

Selain sari itu, saat ditanya soal jadwal keberangkatan pemberangkatan pemenang undian pada program tarawih bersama bulan ramadhan tahun 2015 lalu.

Kamaruddin mengungkapkan pihaknya belum bisa memastikan kapan 75 pemenang hadiah umroh pada program taraweh bersama bisa diberangkatkan, pasalnya belum ada waktu yang tepat memberangkatkan calon jamaah umroh hingga beberaa bulan kedepan ketanah suci Makka.

“Beberapa bulan lagi umat islam di hadapkan pada bulan suci ramadhan, setelah itu masuk bulan Dzulhijjah. Di bulan-bulan itu, kita belum bisa memberangkatkan peserta,” katanya. Walau begitu, ia menjamin seluruh peserta pemenang umroh tetap akan diberangkatkan tahun ini.

“Tidak ada yang bisa menghalangi pemberangkatan ini, anggarannya masih ada. Dan ini adalah panggilan Allah. Semua peserta pemenang kemarin merupakan panggilan Allah yang tidak bisa dibatalkan,” katanya.

Kamaruddin menyebutkan sebanyak 75 orang peraih hadiah umroh pada program taraweh bersama pemerintah Kota Makassar pada ramadhan tahun lalu, dengan menggunakan anggaran sebesar lebih dari Rp 2 milyar. “Kami meminta warga yang memenangkan undian bisa bersabar dan berdoa, agar secepatnya bisa memberangkatkan mereka,” katanya.


Tag
div>