SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Dewan Rekomendasikan Pedagang Losari Pindah ke Pulau Lae-lae

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 30 September 2015 16:43

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Nurman melontarkan wacana kepada pedagang pantai losari untuk pindah berdagang di pulau lae-lae. Wacana itu dia sampaikan ketika sejumlah warga pedagang Losari kembali mendatangi Kantor DPRD, Rabu (30/9).

Di DPRD Makassar, warga pedagang Losari tersebut diterima oleh empat anggota dewan yaitu Basdir, Andi Nurman, Syamsuddin Badollahi, dan Abdul Wahab Tahir.

Di hadapan warga pedagang losari tersebut, Andi Nurman yang juga Wakil Ketua Komisi B Bidang Kesejahteraan Masyarakat, mengatakan menerima tuntutan pedagang untuk bisa kembali berdagang di pantai losari. Dengan catatan bahwa seluruh pedagang yang berjualan di wilayah Losari, harus bisa menjaga kebersihan pantai, dan taat pada peraturan yang berlaku.

Disebukan bahwa aturan berjualan di Losari, selain menjaga kebersihan, juga berlaku jam berjualan yaitu mulai pukul lima sore sampai pukul lima subuh.

“Untuk jangka pendek, kita akan tetap berjuang untuk pedagang di sana, namun hanya selama masih menjaga tata tertib. Karena selama ini, pedagang tidak mematuhi tata tertib yang ada,” ujar Nurman, seraya menambahkan bahwa untuk jangka panjang, DPRD akan merekomendasikan pada pedagang Losari untuk berjualan ke pulau lae-lae.

Dikatakan bahwa pedagang kaki lima itu tidak mungkin akan berjualan di sana terus pantai Losari, mengingat Makassar mengalami perkembangan yang semakin pesat.

Nurman mengingatkan bahwa Losari adalah ikon Makassar. Karena itu, untuk jangka panjang, DPRD bersama pemerintah akan mencari jalan keluar supaya tidak ada lagi pedagang yang berjualan di wilayah pantai losari. Bahkan Nurman menunjuk sepanjang jalan rajawali sampai di pelabuhan, harus dari pedagang kaki lima.

“Mudah-mudahan pemerintah kota bisa mengupayakan agar pulau Lae-lae dibebaskan dari hunian secara keseluruhan. Lae-lae dapat ditata dengan baik, supaya bisa menjadi obyek wisata, baik wisata kuliner atau wisata-wisata yang lainnya. Dan juga kapal-kapal yang mengantar penumpang itu juga dipercantik. Jika sudah keliling, wisatawan bisa singgah makan di sana,” jelas Nurman.

Sementara itu, Anggota Komisi B, M Basdir mengatakan, akan selalu mendukung pegadang agar bisa kembali berdagang. untuk itu, kata dia, akan dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada pekan depan, dengan akan mengundang pihak-pihak terkait.

“Kita akan mencari keluar yang lebih baik. Suratnya (undangan RDP, red) sudah ada di pimpinan, tinggal tunggu dilayangkan itu surat lalu kita bertemu lagi di tempat ini guna melaksanakan RDP,” ucapnya.


div>