• Sabtu, 01 November 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Dewan Soroti Mutasi Di Pemkab Enrekang

Kamis , 27 September 2012 10:55
Total Pembaca : 441 Views

Baca juga

ENREKANG – Mutasi yang belum lama dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Enrekang, mendapat sorotan komisi I DPRD. Salah satu anggota komisi I, M Sainal, misalnya, mengangkat contoh promosi yang diberikan kepada mantan Camat Enrekang, Sitti Samriah, yang dipromosi menduduki posisi esalon II yakni, Kepala BPMPD. Padahal menurut Sainal, kinerjanya selama menjabat camat Enrekang tidak ada prestasi yang luar biasa.

“Ini salah satu contoh mutasi yang diskriminasi, karena prestasinya biasa-biasa saja. Padahal masih banyak PNS yang jauh lebih layak untuk dipromosi ke posisi kepala BPMPD,” tandas Sainal saat digelar rapat komisi I bersama BKD, Rabu (26/9) kemarin.

Legislator PPDI ini, juga menyoroti banyaknya PNS yang telah memasuki usia pensiun, namun diperpanjang beberapa tahun. Padahal menurutnya, prestasi yang bersangkutan datar datar saja. “Tentu efeknya regenerasi PNS tidak berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala BKD Yuyu Yuheini, menyatakan, bahwa mutasi terakhir ini sudah sesuai aturan dan tidak ada pelanggaran didalamnya. “Tidak ada masalah karena sudah dikaji tim baperjakat,” ujar Yuyu.

Menanggapi masa perpanjangan sejumlah pejabat, menurut Yuyu, itu adalah hal yang wajar-wajar saja, karena hal itu sesuai dengan penilaian pimpinan dalam hal ini Bupati Enrekang.

Dari catatan Rakyat Sulsel, sejumlah pejabat yang memasuki usia pensiun namun diperpanjang diantaranya, Kadis PUD Werang Umar, Asisten III, Imran Mazmur, Kadis Kesejahteraan Sosial, Umar Talitti, Staf Ahli H Lateng, dan Kadis DPPKAD, Nursaid Nangga. (k11/dj/C)