SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Di Balik Kemenangan Kevin: Sudah Menonjol Sejak Masa Karantina

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 15 November 2017 11:15
Di Balik Kemenangan Kevin: Sudah Menonjol Sejak Masa Karantina

KELAS DUNIA: Puteri Indonesia Kevin Lilliana dimahkotai pendahulunya, Kylie Verzosa dari Filipina, dalam awarding Miss International 2017 di Tokyo, Jepang, kemarin. (FRANCK ROBICHON/EPA-EFE)

JEPANG, RAKYATSULSEL.COM – Indonesia berada dalam tren positif dalam ajang beauty pageant internasional. Tahun lalu Ariska Putri Pertiwi merebut gelar Miss Grand International. Kemarin giliran Kevin Liliana yang berhasil membanggakan Indonesia. Dia merebut mahkota Miss International 2017 setelah menjalani karantina dan grand final di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, Jepang, kemarin (14/11).

Begitu Indonesia disebut sebagai pemenang, Kevin sontak menutup wajah dengan tangan, menahan tangis bahagia. Air matanya runtuh saat Kylie Verzosa, Miss International 2016 asal Filipina, memasangkan selempang dan mahkota kepadanya.

’’Saya masih belum bisa percaya. Ini seperti mimpi yang menjadi nyata. Terima kasih Miss International Organization atas kesempatan ini,’’ kata Kevin. Dia menambahkan, ’’Saya akan menyebarkan perdamaian, rasa saling memahami, dan pertukaran budaya kepada dunia lewat Miss International. Arigatou gozaimasu. Indonesia, we did it!’’

Sejak masa karantina, perempuan kelahiran Bandung, 5 Januari 1996, itu memang tampak menonjol di antara 69 kontestan lain. Runner-up I Puteri Indonesia 2017 itu banyak diunggulkan berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional.

Saat karantina, Kevin terpilih sebagai 2nd place Miss International Panasonic Award dan People Choice dari Missosology. Dalam final kemarin, dia juga meraih predikat Miss Best Dresser.

Tidak seperti kompetisi beauty pageant lain, ajang Miss International tidak mengadakan preliminary competition. Penilaian dilakukan dewan juri berdasar performa sepanjang karantina. Dari seluruh kontestan, dipilih 15 finalis. Setelah itu, mereka melakukan sesi evening gown. Mengenakan gaun bertajuk Thallasa: Mother of Sea rancangan Ivan Gunawan, Puteri Indonesia Lingkungan 2017 tersebut melenggang dengan anggun.

Kemudian, juri menentukan Top 8 yang berhak menyampaikan final speech tentang apa yang akan dilakukan bila terpilih sebagai Miss International. Kevin dengan yakin menyampaikan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan filosofi bangsa Indonesia.

’’Saya sangat yakin pada persatuan dalam keberagaman. Dunia ini indah karena keragamannya yang luas, bukan persamaannya,’’ kata Kevin.

Pidato tersebut mengukuhkan Kevin sebagai Miss International 2017. Capaian Kevin itu melampaui raihan pendahulunya, Felicia Hwang, yang meraih runner-up II Miss International pada 2016.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia Putri Kuswisnu Wardani merasa sangat terkesan dan bangga atas capaian Kevin. ’’Ini hasil jerih payah seluruh masyarakat Indonesia. Semoga bisa membawa gaung positif Indonesia di mata internasional. Kesuksesan misi ini lebih besar daripada sekadar memenangkan pageant semata,’’ tuturnya.

Kevin mengungkapkan kebahagiaan dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia. ’’Kepada Yayasan Puteri Indonesia, Ibu Putri, Mustika Ratu, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, pageant lovers, desainer, media, dan seluruh masyarakat Indonesia, terima kasih atas doa dan dukungannya. Mahkota ini saya persembahkan untuk Indonesia,’’ ujar Kevin melalui sambungan telepon dari Tokyo. (*)

(nor/c5/na)


div>