MINGGU , 18 FEBRUARI 2018

Di Bawah Nilai 75, Calon Peserta Didik SMPN 2 Parepare Bakal Ditolak

Reporter:

Editor:

Ryan

Senin , 12 Juni 2017 16:15
Di Bawah Nilai 75, Calon Peserta Didik SMPN 2 Parepare Bakal Ditolak

Ilustrasi

PAREPARE, RAKSUL-Selain mengantisipasi segala bentuk kecurangan, pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online yang diterapkan SMPN 2 Parepare juga menetapkan standar nilai minimal.

Sekretaris Panitia PPDB SMPN 2 Parepare, Asrullah memaparkan, standar nilai yang dipatok dalam aplikasi online PPDB SMPN 2, yaitu standar minimal 75 berdasarkan akumulasi nilai rata-rata peserta didik dari kelas IV, V, dan VI.

“Standar minimal yang kita gunakan saat pengisian rapor di online diakumulasi dari kelas IV, V, dan VI dan setelah dirata-ratakan, totalnya harus 75, apabila kurang 75 maka peserta tidak memenuhi syarat ke tahapan selanjutnya, artinya tidak bisa masuk sebagai calon peserta didik SMPN 2 Parepare,” urai Ullah, sapaan Guru IPA SMPN 2 Parepare ini.

Mengenai teknis pendaftaran online, Asrullah menguraikan, cara pendaftaran online dilakukan di website SMPN 2, yaitu www.smpn2-parepare.sch.id. Pada aplikasi online tersebut, pihaknya telah mencantumkan video tutorial untuk memudahkan calon peserta didik dalam mendaftar.

“Jadi peserta tidak perlu lagi datang ke sekolah untuk membawa formulir atau semacamnya karena secara otomatis akan masuk ke data base kami via online. Nanti akan ada tes juga yang dilakukan secara online untuk mata pelajaran SD yang di-UN-kan, semuanya secara online,” papar Ullah, sapaan Guru IPA SMPN 2 Parepare ini.

Terkait dengan PPDB Online ini, pihaknya memastikan tidak ada unsur pungli dan pencaloan. Bagi peserta yang kedapatan melakukan unsur kecurangan, akan didiskualifikasi sebagai peserta.

“PPDB online ini tidak memungut biaya sepeserpun. Kalau ada yang kita dapati peserta yang menyogok maka kita akan tindak tegas dan akan kami diskualifikasi kalau ketahuan membayar,” terangnya.

Pendaftaran PPDB Online kata Ullah, selain memangkas waktu peserta atau dalam artian tidak menyita waktu orang tua untuk mengantar anaknya untuk mendaftar, juga untuk menghemat biaya, sebab pendaftaran Online tidak menggunakan kertas, kecuali untuk pengarsipan.

“Ini pertama kalinya kita coba terapkan, Dinas Pendidikan sebenarnya sudah membuatkan satu pintu, namun SMPN 2 terlanjut mensosialisasikan, sehingga pelaksanaan PPDB online kita mandiri, beda dari dari sekolah lain. PPDB online ini juga dilaksanakan 24 jam,” tandasnya.


Tag
div>