RABU , 23 MEI 2018

Di Depan Pengurus Golkar, Sepupu NA Ungkap Alasannya Kenapa Harus IYL-Cakka

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 14 Mei 2018 18:15
Di Depan Pengurus Golkar, Sepupu NA Ungkap Alasannya Kenapa Harus IYL-Cakka

Sepupu Nurdin Abdullah (NA) Karaeng Joni Latippa solid menangkan pasangan IYL-Cakka.

TORAJA, RAKYATSULSEL.COM – Sepupu Nurdin Abdullah (NA) Karaeng Joni Latippa, tak sekadar menyatakan mendukung Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka). Tapi salah satu tokoh di Bantaeng ini juga jalan menyosialisasikan usungan koalisi rakyat tersebut.

Selain memperkuat soliditas rumpun keluarga dan grassrootnya di Bantaeng, Bulukumba dan Jeneponto, Karjo, sapaan akrab Karaeng Joni juga terang-terangan menyosialisasikan pasangan nomor urut di sejumlah kerabatnya di daerah lain.

Usai hadir di kampanye akbar IYL-Cakka di Luwu Utara, akhir pekan lalu, Karjo melanjutkan perjalanannya ke Toraja Utara. Di tempat ini, ia bertatap muka secara tidak sengaja dengan beberapa pengurus Golkar.

Di warung kopi, Karjo bercengkrama santai dengan beberapa pentolan Golkar Toraja Utara yang kebetulan ngopi di tempat ini. Momen tersebut dimanfaatkan untuk berbincang ringan.

Di tengah perbincangan, rupanya pengurus Golkar yang ditemani ngobrol tersebut menanyakan alasannya kenapa harus mendukung IYL-Cakka ketimbang NA. Padahal dulu, Karja adalah sosok yang ikut berperan mengantarkan NA di Pilkada Bantaeng.

Sambil santai, Karaeng Joni memberi jawaban, sekaligus mengurai alasannya Kenapa menjatuhkan pilihan ke IYL-Cakka. Selain karena komitmen pasangan ini yang pantang untuk dikhianati, juga program yang ditawarkan.

“Dari empat pasangan yang maju, IYL-Cakka menawarkan program yang sangat jelas, terukur dan solutif. Seperti rumah produktif di semua kecamatan,” terangnya, Minggu (13/5/2018).

Ia melanjutkan, IYL-Cakka sangat paham Bagaimana memberdayakan warga, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan melalui rumah produktif.

“Bayangkan bagaimana perhatian IYL-Cakka untuk masa depan kita semua. Di rumah produktif, benar-benar menjadi laboratorium mengasa kemampuan warga melalui berbagai jenis keterampilan untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru. Ini sangat terukur,” jelasnya.

Bukan hanya itu, rumah produktif IYL Cakka juga menjadi rumah masa depan untuk warga. Sebab, melalui program ini, warga tidak sekadar diberikan bantuan sesaat, tapi terus dilatih dan didorong untuk mandiri.

“Jadi sekarang bukan hanya bantuan sesaat dibutuhkan, baru dilepas begitu saja. Warga itu mendambakan program seperti rumah produktif,” tambahnya.

Atas alasan itu, ia total mendukung IYL-Cakka. Apalagi perkataan yang keluar dari mulut pasangan ini bisa dipegang. Bukan plin-plan atau suka berbohong. (**)


div>