SABTU , 20 OKTOBER 2018

Di Desa Ugi, Ichsan Yasin Limpo Sapa Warga Pakai Bahasa Bugis

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 01 Mei 2018 15:07
Di Desa Ugi, Ichsan Yasin Limpo Sapa Warga Pakai Bahasa Bugis

int

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Sebelum bertolak ke Makassar setelah seharian berada di Wajo untuk sosialisasi dan kampanye tertutup, Ichsan Yasin Limpo (IYL) menyempatkan mampir di kediaman timnya di Desa Ugi, Sabbangparu, Senin (30/4/2018) malam.

Rupanya di tempat ini, ratusan warga menyambut pasangan Andi Mudzakkar (Cakka) ini. Ia rela menunggu kedatangan mantan Bupati Gowa dua periode tersebut begitu mengetahui jika ingin mampir untuk makan malam bersama rombongan.

Begitu tiba di desa yang kondisi jalannya berlubang tersebut, langsung menyapa dan menyalami warga sebelum menikmati hidangan khas Bugis yang disediakan tuan rumah.

Seperti biasa jika di malam hari, Ichsan Yasin Limpo memilih tidak memberi sambutan, karena sudah melewati batas waktu kampanye. Ini sudah menjadi komitmennya tidak melabrak imbauan penyelenggara semenjak masuk tahapan kampanye.

Usai makan malam dengan makanan khas Wajo, IYL lalu menghampiri sejumlah warga yang duduk di bawah tenda. Ia memilih berbaur di tengah ibu-ibu sambil duduk di tengah tengah warga.

Tak ada jarak dalam berkomunikasi. Semua mengalir secara alami. Apalagi, IYL menyapa dan berbincang dengan warga menggunakan bahasa Bugis.

“Madising-dising maneng muakki?,” tanya Ichsan dalam dialek bahasa Bugis yang langsung dijawab ibu-ibu. “Iye madising Pak,” jawab ibu separuh bayah.

Setelah itu, Ichsan YL yang memang ibunya merupakan asli Rappang, Sidrap, kemudian melanjutkan pertanyaannya. “Pura maneng muakki manre?,” tanya Ichsan lagi.

“Engka mato Ogi ku iyya. Pole Rappang,” tambah Ichsan yang di malam itu sangat menikmati kebersamaan dengan warga.

Bukan hanya menyapa warga dengan dialek bahasa Bugis, Ichsan yang datang didampingi istrinya Hj Novita Madonza Amu, juga menyanyikan lagu Bugis, “Balo Lipa”.

Sekadar diketahui, sebelum mampir di Desa Ogi, IYL menggelar kampanye tertutup di Paria. Ribuan warga hadir di kampanye tersebut. (*)


div>