RABU , 24 OKTOBER 2018

DI GOWA SAYA BELAJAR!

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 03 September 2015 14:17
DI GOWA SAYA BELAJAR!

ADNAN PURICHTA IYL

Oleh: ADNAN PURICTA ICHSAN
Politisi

KEBESARAN Gowa sudah mendarah daging sejak dulu. Sekarang Gowa tetap menjadi salah satu daerah terbesar yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal itu tentu tak lepas dari para pendahulu kita yang telah meletakkan pondasi dasar sebagai acuan untuk melahirkan peradaban baru bagi masyarakat yang bermukim di tanah leluhur mereka yang bernama Gowa.

Begitu juga diriku, tempat para leluhurku ditempa dan dibesarkan bersama dalam berbagai macam tantangan dan dinamika kehidupan yang ada. Sepuluh tahun kepemimpinan Bapak Ichsan Yasin Limpo di Gowa, menjadi pelajaran berarti bagi saya.

Bukan karena saya anaknya, tapi metode kepemimpinan, program dan visinya membangun Gowa selalu saya pelototi. Sambil berdoa agar kelak saya bisa lebih baik dari seorang pemimpin yang bernama Ichsan.

Bagaimana membangun SDM Kabupaten Gowa, dengan menjalankan program pendidikan yang terstruktur dengan memperhatikan segala aspek. Jika secara nasional, program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) bisa diadopsi oleh pemerintah pusat, maka tentu tak ada alasan terobosan program pendidikan di Gowa, tidak dilanjutkan oleh siapapun nantinya yang memimpin.

Masyarakat harus dimanjakan dengan pendidikan. Masyarakat tak boleh mengeluh anaknya tak dapat sekolah karena biaya, anaknya tak naik kelas, anaknya tak lulus dan tak bisa kuliah.

Keberhasilan seorang pemimpin sangatlah ditentukan oleh beragam aspek, salah satunya adalah dukungan masyarakat luas sebagai penerima manfaat dari adanya kebijakan yang hendak kita kerjakan bersama.

Jika demikian hubungan pemimpin dengan rakyatnya haruslah menjadi sebuah kekuatan dasar dalam menyelesaikan semua persoalan yang ada di tengah masyarakat kita. Akhirnya masa depan Kabupaten Gowa ditentukan oleh kita semua.

Tantangan masa depan terhampar begitu rumit dan jawabannya adalah kerja keras, izinkan saya untuk mengerjakan yang belum dikerjakan oleh Ichsan Yasin Limpo yang tak lain juga ayahku.

Toh, ayahku selalu berpesan kerjakan apa yang orang lain belum kerjakan ataukah lakukan lebih baik lagi apa yang sudah dikerjakan oleh pendahulumu karena Tuhanlah tempat kita bersandar semoga semuanya bernilai ibadah. Gowa tempatku belajar, Gowa juga tempatku mengabdi untuk masa depan yang lebih baik bagi kita semua. 5alamaki Tapada 5alama. (*)


Tag
  • voxpopuli
  •  
    div>