JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Di Hadapan Bawaslu, TP Ngaku Tidak Tahu Soal Tudingan Money Politic

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Lukman

Selasa , 17 April 2018 21:00
Di Hadapan Bawaslu, TP Ngaku Tidak Tahu Soal Tudingan Money Politic

Calon Walikota Parepare Taufan Pawe (TP) saat menghadiri panggilan Bawaslu Sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Calon Walikota Parepare, Taufan Pawe (TP) yang diduga telah melakukan pelanggaran money politics terstruktur, sistematis, dan massif (TSM) pada telah disidangkan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Selasa (17/4).

TP yang dilaporkan oleh tim hukum Andi Faisal Sapada – Asriadi Samad karena diduga telah membagi-bagikan uang terhadap tamu sebanyak Rp 50 ribu kepada masyarakat yang hadir diposko pemenangan TP-Pangerang Rahim sekitar 500 orang saat menghadiri kampanye di posko induk Jl Bau Massepe, Parepare, Jumat (6/4) lalu.

“Alasan pelapor dalam mengajukan sangat rekaya dan itu saya akan buktikan dalam persidangan ini,” kata TP usai menghadiri sidang.

Dirinya juga menurutkan jika yang dituduhkan kepada dirinya membagi-bagikan uang tersebut tidak benar. Apalagi dalam acara yang dilakukan oleh PDI-P selaku partai pengusung hanya menceritakan sejarahnya dengan partai PDI-P di posko induk tersebut.

“Saya dituding seolah-olah saya membagikan uanga terhadap 500 orang dan saya tidak tahu itu. Saya baru tahu dari media sosial,” ujarnya.

“Saya hadir di acara kader PDI-P hanya menceritakan sejarah PDI-P karena saya pembelanya ibu Megawati sejak tahun 1996,” lanjutnya.

Dengan demikian, TP akan menghadirikan kader PDI-P pada persidangan selanjutnya, untuk diambil keterangan jika dirinya tidak mengetahui soal pembagi-bagian uang sebesar Rp 50 ribu kepada 500 warga yang hadir pada waktu itu.

“Saya akan menghadirikan dari PDI-P untuk diambil keterangannya, dan saya menghargai proses dari panwaslu dalam mengajukan saksi,” tambahnya.

Bukan saja dari kader PDI-P, TP juga akan menghadirikan dua saksi hukum yakni pidana untuk memaparkan jika dirinya memang tidak terbukti melakukan TSM. (*)


div>