SENIN , 21 MEI 2018

Di Hari Ibu, Persit Kodim Enrekang Jadi Pengibar Bendera

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 22 Desember 2017 23:07
Di Hari Ibu, Persit Kodim Enrekang Jadi Pengibar Bendera

int

ENREKANG, RAKSUL.COM- Sebagaimana di deklarasikan pertama kali dalam konggres perempuan indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Peristiwa ini sekaligus tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan di peringati setiap tahunnya, baik di dalam maupun luar negeri.

Komitmen pemerintah juga di buktikan dengan diterbitkannya Keppres RI No. 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa Pada tanggal 22 Desember Sebagai hari Ibu sekaligus Hari nasional bukan hari libur.

Sambutan menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI Prof. Dr. Yohana Susana Yambise, Dip. Apling, MA, bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia dan potensi dalam menentukan pembangunan.

Arti penting lainnya dari PHI upaya untuk mewariskan nilai nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi penerus.

Adapun tema yang diangkat kali ini ” Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya “Hal ini didasari situasi dan kondisi bangsa Indonesia Saat ini sedang menghadapi situasi yang di sebut kepala negara ” Darurat ” kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Seperti yang di laksanakan di Kab. Enrekang saat upacara bendera Hari ibu ke-89, para pengibar bendera merah putih dari Ibu ibu persit Kodim 1419/Enrekang.

(Penrem 142/Tatag)


div>