SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Di Lobo, AKAR-SUPER Ungkap Konsep Sejuta Bendungan

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 14 September 2015 15:52

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Konsep pengembangan jaringan irigasi melalui program sejuta bendungan yang banyak dianggap kontroversi, dijelaskan secara mendetail oleh calon Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak.

Hal itu dijelaskan calon bupati Soppeng ini ketika berbicara dalam acara silaturahmi di Kampung Lobo, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Minggu (13/9) malam.

Menurut Kaswadi, konsep itu dapat menjadi salah satu solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi problem kekurangan pasokan air yang kini mendera petani Soppeng.

“Fokus kita adalah bagaimana air ada dan bisa mengaliri areal persawahan. Konsep sejuta bendungan menjadi cara untuk menjaga pasokan air yang dapat mengisi saluran irigasi kita,” ujar Kaswadi.

Kaswadi mengaku cukup heran dengan banyaknya tanggapan yang mencibir program itu. “Banyak yang menyatakan, bagaimana bisa sejuta bendungan. Dari mana airnya, dari mana dananya untuk membuat sejuta itu? Ini bukan persoalan jumlah. Tapi jumlah sejuta adalah bahasa kiasan untuk memperlihatkan keseriusan kita dan memggambarkan bahwa kita punya banyak solusi untuk itu,” tambahnya.

Dalam konsep ini, kata Kaswadi, jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, AKAR SUPER akan memanfaatkan puluhan kilometer jalan inspeksi di sisi irigasi untuk dibuatkan banyak sumur pompa.

“Kita akan mengukur ketersediaan air sumur dalam di sepanjang jalan irigasi itu. Energi untuk menjalankan pompa juga akan kita perhatikan. Paling tidak pada setiap kilometer sumur itu ada. Pada setiap musim kemarau dan irigasi Langkeme tak mampu mensuplai air, maka pompa-pompa itu dijalankan,” jelas Calon Bupati Soppeng ini.


div>