Senin, 29 Mei 2017

Di Luar Bawaslu dan Keamanan, Anggaran Pilkada Capai Rp 383 Miliar

Jumat , 19 Mei 2017 11:07
ilustrasi.(*)
ilustrasi.(*)

RAKYATSULSEL.COM – Pilkada serentak 2018 yang juga diikuti Provinsi Riau bakal menelan anggaran cukup besar. Penganggarannya pun sudah dimulai dari 2017.

Diperkirakan kebutuhan biaya untuk penyelenggaran itu pesta demokrasi itu mencapai Rp 383 miliar. Angka itu baru yang dianggarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau dan belum termasuk dengan Bawaslu dan pengamanan.

Namun Pemprov Riau baru menyetujui sebesar RP 320 miliar. Anggaran itu sudah dapat digunakan pada 2017 ini seperti untuk kebutuhan sosialisasi ke seluruh kabupaten/kota.

Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie menuturkan, mulai pertengahan 2017 ini, tepatnya sejak April KPU Riau sudah mulai melakukan sosialisasi ke 12 Kab/Kota menyambut helat Pilgub Riau.

“Anggaran KPU memang sudah mulai dikucurkan, tapi saya tak ingat berapa untuk tahun ini. Menghadapi Pilgub, sekarang sudah mulai tahap sosialisasi di Kab/Kota dan sudah berjalan,” kata Ahmad Syah seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Jumat (19/5).

Dia menyebutkan, Rp 320 miliar kebutuhan anggaran KPU itu belum termasuk penganggaran untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Selain itu anggaran dimaksud kata Ahmad Syah juga di luar biaya pengamanan untuk kepolisian. Bawaslu sendiri dijelaskannya, mengusulkan anggaran Rp 80-an miliar.

Selain sudah dimulainya tahapan sosialisasi Pilgub 2018, Pemprov Riau juga tengah menunggu revisi UU Pilkada. Sebab dikabarkan,  seluruh saksi nantinya akan dibiayai negara. “Ada kemungkinan seperti itu (saksi dibiayai negara, red). Tapi belum menjadi sebuah keputusan. Kita juga tunggu UU Pilkada perihal tersebut,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*