SELASA , 12 DESEMBER 2017

Di Luwu, Guru Honor Terima Gaji Sesuai UMP

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 08 November 2017 17:19
Di Luwu, Guru Honor Terima Gaji Sesuai UMP

Bupati Luwu, Andi Mudzakkar saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) guru honore, Rabu (8/11). Foto: ist

LUWU, RAKYATSULSEL.COM –Sebanyak 2.951 tenaga honorer guru dan administrasi pendidikan menerima Surat Keputusan (SK) dari Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, Rabu (08/11/2017). Yang menarik, banyak diantara honorer tersebut yang menitikkan air mata saat menerima SK.

Betapa tidak, dengan adanya SK tersebut maka upah yang diterimanya disesuaikan dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 2.455.000.

” Ini patut disambut gembira karena gaji tenaga honorer akan naik setara dengan UMP,” kata Bupati yang akrab disapa Cakka itu.

Cakka mengatakan, pemberian honor yang sesuai dengan UMP kepada para tenaga honorer itu murni karena kebijakannya sebagai bupati. Ini kata dia untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer di sekolah.

“Aturan ini tidak melanggar. Inisiatif saya ini semata-mata agar kesejahteraan tenaga honorer bisa meningkat,” kata Cakka yang juga kandidat wakil gubernur Sulsel.

Ke depan lanjut Cakka, pihaknya juga akan memberikan SK dan upah yang sama kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Pada kesempatan tersebut Cakka menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Amang Usman, untuk mendata guru yang belum sarjana. Nantinya, mereka akan dikuliahkan sehingga memperoleh gelar sarjana. ” Akan kita anggarkan dalam APBD. Namun, tetap mengacu kepada aturan yang ada,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Amang Usman, melaporkan tenaga honorer yang menerima SK tersebut sebanyak 1.920 guru honorer SD dan 1.031 guru honorer SMP bersama tenaga administrasi pendidikan.

Amang mengakui, lantaran terbatasnya informasi masih ada sekolah yang belum mengusulkan guru honorer di sekolahnya. Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengakomodir. ” Yang mencerdaskan siswa dan negara ini adalah guru. Makanya kita fokus mensejahterakan para guru,” katanya. (*)


div>