SELASA , 23 OKTOBER 2018

Di Sinjai, Ribuan Kendaraan Bermotor Tunggak Pajak

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 09 September 2015 15:00

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Kesadaran Masyrakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sinjai tergolong masih rendah. Terlihat dari data Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Wilayah Sinjai, hingga 9 September 2015, jumlah penunggak pajak kendaraan bermotor roda dua mencapai angka 4.165 dan kendaraan roda empat mencapai 285 unit.

Berikut data penunggak pajak perkecamatan yang di peroleh RAKYATSULSEL.COM di Kabupaten Sinjai. Di Kecamatan Bulupoddo sebanyak 173 unit roda dua dan 3 unit roda empat. Di Kecamatan Pulau Sembilan, roda dua sebanyak 39 unit dan roda 4 sebanyak 1 unit, Kecamatan Sinjai barat roda 2 sebanyak 139 unit dan roda empat 13 unit, Kecamatan Sinjai Borong roda dua sebanyak 99 unit dan roda empat 13 unit, Kecamatan Sinjai Selatan roda dua sebanyak 420 unit dan roda empat sebanyak 34 unit, Kecamatan Sinjai Tengah roda dua sebanyak 234 unit dan roda empat 13 unit, Kecamatan Sinjai Timur roda dua sebanyak 475 unit dan roda empat sebanyak 18 unit, Kecamatan Sinjai Utara roda dua sebanyak 2.268 unit dan roda empat sebanyak 173 unit, sedangkan di Kecamatan Tellulimpoe roda dua sebanyak 318 dan roda empat sebanyak 14 unit.

Jika dikalkulasi secara keseluruhan, uang negara yang mengendap akibat tunggakan pajak kendaraan yang meliputi pokok pajak dan denda, cukup besar. Dari kendaraan roda dua, nilai tunggakan mencapai Rp 685.993.153, dan Kendaraan roda empat mencapai Rp 422.532.270. itu berarti, akibat tunggakan tersebut, negara mengalami kerugian mencapai Rp 1,1 Miliar lebih.

Kepala Seksi Pendataan UPTD/Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Wilayah Sinjai, Malik Karim ketika di konfirmasi mengenai tunggakan tersebut, mengatakan bahwa jumlah penunggak atau telat membayar pajak kendaraan bermotor jumlahnya mencapai 4.450 unit. “Ini terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 4.165 unit dan roda empat sebanyak 285 unit,” ungkap Malik, Rabu (09/9)

Menurut dia, berbagai langkah yang diambil oleh pihaknya untuk memberikan kesadaran masyarakat agar segera melunasi pajak kendaraan bermotornya. “Langkah-langkah yang dilakukan oleh UPTD/Samsat, selain melakukan razia kendaraan dan door to door, juga melalui pengumuman di berbagai tempat,” kata Malik, seraya menambahkan bahwa untuk keperluan tersebut, pihaknya melibatkan sekolah dan masjid untuk penyampaian langsung kepada masyarakat melalui masjid dan sekolah-Sekolah.

Selain itu, agar masyarakat mau membayar kewajiban pajak kendaraannya, Malik mengatakan bahwa UPTD/Samsat memberikan kemudahan khususnya yang ingin melakukan pengesahaan STNK. Untuk itu, pihaknya menyediakan E-Samsat di Bank BPD di Kecamatan Sinjai Selatan. “Tidak ada susahnya lagi sekarang bagi masyarakat untuk membayar pajak, Khususnya di Kecamatan Sinjai Selatan. Masyarakat yang ingin melakukan pengesahan pajak kendaraan, tinggal mendatangi bank BPD di Kecamatan Sinjai Selatan karena kami telah menyiapkan E-Samsat di bank tersebut,” katanya seraya menambahkan bahwa e-Samsat di BPD Kecamatan Sinjai khusus untuk pengesahan. Sedangkan untuk ganti pelat kendaraan, tetap harus dilakukan di kantor Samsat.


div>