RABU , 21 NOVEMBER 2018

DIA Jilid II – Danny Siap, Deng Ical Ogah 02

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 03 Agustus 2017 10:33
DIA Jilid II – Danny Siap, Deng Ical Ogah 02

Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto dan Syamsu Rizal. foto: dok/rakyatsulsel.

Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018 mendatang, beberapa kepala daerah yang kembali berniat maju bertarung untuk periode keduanya mengaku melirik pasangan baru sebagai wakilnya yang diyakini bisa diajak bekerjasama.

Khusus Pilwalkot Makassar, sejumlah masyarakat menilai paket Moh Ramdhan Pomanto – Syamsu Rizal masih layak untuk memimpin Kota Makassar. Sehingga paket DIA (tagline pasangan Moh Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal) Jilid II kembali mewacana.

Terkait kemungkinan akan kembali dipasangkan dengan Syamsu Rizal, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengaku, hingga saat ini dirinya belum bisa memastikan dengan siapa akan berpasangan.

“Sebagai incumbent, saya belum memikirkan pendamping, karena persoalan politik itu adalah proses, apa lagi untuk urusan wakil saya akan kembalikan ke rakyat. Jadi bukan mengikuti selera saya tetapi rakyat, karena rakyatlah yang bisa melihat baik atau tidaknya,” ujarnya.

Danny juga mengungkapkan, bahwa salah satu kriteria mendasar yang patut dimiliki wakilnya nanti adalah sosok yang setia dengan pasangannya dan dapat membantu kerja-kerja dalam menjalankan pemerintahan. “Intinya wakil itu orangnya setia, dan bisa membantu kerja-kerja wali kota,” tambah Danny.

Terkait peluang dirinya untuk kembali berpasangan dengan Syamsu Rizal atau Deng Ical, menurut Danny Pomanto hal itu tidak masalah, selama masyarakat menginginkan hal tersebut dan jika survei politik menunjukkan hal itu.

“Oh tidak masalah. Yang penting masyarakat menginginkan, saya dengan siapapun tidak ada masalah,” kunci Danny.

[NEXT-RASUL]

Dikonfirmasi tepisah, Syamsu Rizal, yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Makassar, juga mengaku belum bisa memberikan kepastian untuk berpasangan dengan siapa.

Disinggung peluang berpaket kembali dengan Danny Pomanto, Sekretaris DPD Demokrat Sulsel ini mengaku jika kemungkinan tersebut bisa dibilang tidak memungkinkan. Pasalnya, Partai Demokrat menginginkan dirinya untuk maju sebagai wali kota.

“Bukan tertutup tapi sulit. Ini tidak bisa katakan hitam atau putih. Tetapi yang jelas partai memerintahkan ke saya untuk sosialisasi sebagai wali kota, setelah itu kembali lagi ke partai menentukan itu berdasarkan bagaimana konstalasi dan keinginan masyarakat,” terang Deng Ical.

Terkait kesiapannya maju sebagai calon Wali Kota Makassar melawan Danny Pomanto, Deng Ical mengaku jika dirinya sudah sangat siap. Pasalnya, partainya menginginkannya maju sebagai wali kota. “Sebagai orang politik saya tentu harus selalu konsen dengan hasil terbaik yakni target tertinggi. Kesiapan saya adalah bertarung sebagai 01, tapi sekali lagi, sebagai orang politik harus mengerti kondisi-kondisi bagaimana keadaannya dan terutama sekali bagaimana keinginan masyarakat serta keputusan partai,” pungkasnya. (ale/D)


div>