RABU , 14 NOVEMBER 2018

Dicap Mubazir, DPRD Ancam Setop Anggaran Program Unggulan Walikota Makassar

Reporter:

Editor:

Iskanto

Rabu , 29 Agustus 2018 08:05
Dicap Mubazir, DPRD Ancam Setop Anggaran Program Unggulan Walikota Makassar

ANGKAT KERTAS. Peter Kurniawan dan Rudianto Lallo dari Law Firms Lucas SH & Partners memberikan keterangan pers, kemarin terkait kasus penipuan yang menjerat Bos Asindo. (FOTO : MDFAJAR/ RAKYAT SULSEL)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengancam akan menyetop alokasi anggaran sejumlah program pemerintah yang fianggap mubazir. Salah satu diantaranya adalah program Apartemen Lorong (Aparong).
Wakil Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, mengatakan bahwa program Aparong selama ini terkesan tidak berjalan sesuai rancangan.
Menurut RL, program Aparong terkrsan tidak direncanakan drngan baik sehingga pelaksanaannya mengalami kebuntuan.
 “Artinya begini, program yang sudah dibahas dalan APBD, segera dilaksanakan Pemkot Makassar. Termaksud dengan adanya program seperti apertemen lorong dan program lainnya itu, harusnya dijalankan jangan hanya melakukan program tapi tidak dijalankan,” ucapnya.
RL mengimbau pemerintah agar efektif mengusulkan program pembangunan. Sebaliknya, jangan ada program mubazzir yang belakangan akhirnya diketahui tidak dijalankan, padahal sudah dialokasi anggaran dan mendapat persetujuan dewan.
Khusus Aparong, RL mengingatkan Pemkot Makassar agar merealisasikannya pada triwulan akhir 2018.
“Akan tetapi yang harus kita mengerti juga ini bahwa anggaran program yang di usulkan Pemkot masih ada waktu. Inikan baru mau masuk triwulan kedua dan ketiga, belum ditahu sejauh mana pencapaian dan program pemkot ini,” imbuhnya  (*)

div>