RABU , 20 JUNI 2018

Dicopot Fraksi Golkar, Rahman Syah dan Risma Masih Sah Sebagai Legislator Sulsel

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 23 Mei 2018 22:21
Dicopot Fraksi Golkar, Rahman Syah dan Risma Masih Sah Sebagai Legislator Sulsel

Rahman Syah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kisruh pencopotan Rahman Syah dan Rismwati Kadir Nyampa dari Fraksi Partai Golkar di DPRD Sulsel, membuat sebagian kalangan salah kaprah. Sebab, meski tak lagi berstatus anggota fraksi, keduanya secara hukum masih sah sebagai legislator.

Salah kaprah itu diperparah oleh komentar Hoist Bachtiar di halaman pertama salah satu surat kabar harian di Makassar. Kata Hoist, tidak wajar bila Rahman Syah dan Rismawati masih mengaku sebagai anggota dewan.

Sultan Makkulle, juru bicara Rahman Syah, Rabu (23/5) memastikan bahwa Rahman Syah dan Rismawati Kadir Nyampa masih menjalankan tugas sebagai anggota dewan. “Hoist ini tidak paham aturan partainya sendiri dan aturan terkait PAW anggota dewan,” kecam Sultan.

Keanggotaan seseorang di dewan, ungkap Sultan, berakhir setelah ada Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri dan kemudian dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah penggantinya.

Dia melanjutkan, sekarang Golkar baru di tahapan memecat Rahman Syah dan Risma, dan mengajukan usulan Pengganti antar waktu (PAW). “Lagian Rahman Syah dan Risma itu menggunakan haknya sebagaimana yang diatur dalam PO no 15 partai Golkar,” bebernya.

Bahkan, Sultan meminta Hoist Bachtiar menengok Fraksi Hanura di DPRD Sulsel. “Pak Hoist, itu pak Takdir yang kader Hanura malahan sudah ada SK Mendagri untuk proses PAW tetapi dia masih tetap anggota fraksi Hanura,” geram Sultan.

Sultan menilai, oknum di Fraksi Golkar telah melakukan tindakan semena-mena dengan mencari-cari alasan untuk melakukan pemecatan.

“Di situlah letak semena-menanya dan letak ambisinya oknum Golkar yang menginginkan Rahmansyah dan Risma dicoret dari keanggotaan fraksi golka,” tandas Sultan. (*)


div>