SENIN , 22 OKTOBER 2018

Didiskualifikasi, Tim Hukum SBY-AMM: Putusan KPU Belum Inkrah

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 26 Juni 2018 21:20
Didiskualifikasi, Tim Hukum SBY-AMM: Putusan KPU Belum Inkrah

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Sabirin Yahya-Andi Mahyanto Masda (SBY-AMM).

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Tim Hukum Sabirin Yahya-Andi Mahyanto Masda (SBY-AMM) akhirnya mengambil langkah hukum terkait adanya informasi Jika Pasangan tersebut didiskualifikasi oleh KPU karena terlambat menyetor Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye pada Minggu (24/06/2018) sesuai dengan waktu yang ditentukan PKPU pada pukul 18.00 Wita.

Tim Hukum SBY-AMM, Andi Barlianto Asapa menyampaikan bahwa jika memang putusan KPU mendiskualifikasi Pasangan SBY-AMM maka kami langsung melakukan gugatan sehingga secara otomatis putusan tersebut belum Inkrah.

“Kalaupun didiskualifikasi maka kami akan langsung menggugat sehingga putusan diskualifikasi itu tidak akan Ikrah dan kami yakin besok pada Pencoblosan SBY-AMM akan jadi pemenang,” ujarnya.

Sebelumnya beredar Informasi kalau Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai menggelar rapat Plano KPU terkait dugaan terlambatnya penyetoran LPPDK oleh Pasangan SBY-AMM. Informasi yang dihimpun, KPU Sinjai mengumumkan bahwa Pasangan Calon SBY-AMM harus didiskualifikasi namun Putusan tersebut tidak inkrah, Pasalnya Tim Hukum SBY-AMM langsung melakukan gugatan.

Sementara, Ketua KPU Sinjai Arsal Arifin membenarkan jika pasangan ini didiskualifikasi namun keputusan itu belum inkrah karena sesuai aturan masih ada kesempatan kepada Paslon untuk menggugat.

“Hari ini kita sudah kami pleno sekitar Pukul 17.30 Wita dan hasilnya sudah diserahkan kepada para Paslon sekitar Pukul 19.30 Wita sudah kami sampaikan dan keputusannya didiskualifikasi karena terlambat menyetor LPPDK sesuai yang diatur oleh PKPU. Tapi masih ada ruang bagi Paslon untuk menggugat karena mereka Paslon ini masih punya waktu 3 hari untuk menggugat ke Panwas dari waktu keluarnya putusan tersebut,” ujarnya.

Diketahui, adanya sanksi diskualifikasi ini karena disinyalir terlambat 5 menit dari waktu yang ditentukan yakni mereka datang di KPU pada Pukul 18.05 Wita. (*)


div>