RABU , 22 AGUSTUS 2018

Diduga Aniaya Siswa SD, Polres Takalar Segera Periksa Oknum ASN

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Selasa , 20 Maret 2018 23:35
Diduga Aniaya Siswa SD, Polres Takalar Segera Periksa Oknum ASN

Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP. Noorman S. IK

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Setelah kurang lebih satu minggu kasus penganiayaan anak dibawah umur bergulir di Polsek Pattallassang dan dilanjutkan di Polres Takalar, kini menemui titik terang. Dalam waktu dekat ini pelaku dan saksi akan diperiksa di Polres Takalar.

Dimana pelaku penganiayaan adalah oknum Aparatur Sipil Negeri (ASN) di Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Takalar, Daeng Naba terhadap seorang siswa kelas lima Muhammad Rifki Arpadian (10 tahun), yang masih duduk di bangku sekolah dasar Negeri (SDN) No. 45 Biringbalang, Senin (12/3) lalu, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang.

Menurut pengakuan korban, (Muhammad Rifki Arpadian) dirinya kaget karena sementara mengikuti proses belajar, tiba-tiba datang Salsabila bersama orangtuanya dan langsung menampar sebanyak dua kali, setelah itu dia dicekik.

“Kemungkinan anaknya (Salsabila) yang menyampaikan kepadanya bahwasanya saya kasi makan kertas kepada Salsabila, padahal itu tidak benar pak, waktu hari Sabtu lalu, saya duluan dilempari kertas oleh Salsabilah, lantaran saya tidak menerima lemparan itu sehingga saya juga balas lemparannya dengan menggunakan kertas,” kata Muhammad Rifki Arpadian yang didampingi oleh ibunya, Daeng Ngai, Selasa (19/3).

Kasat Reskrim Polres Takalar AKP. Noorman S. IK, mengatakan secepatnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor (oknum ASN) dan beberapa saksi. “Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Pattallassang lalu dia limpahkan di Polres. Apabila terlapor memenuhi unsur pidana maka kami akan langsung amankan dan pelaku terancam pidana 3 tahun 6 bulan penjara,” tegasnya, Selasa (20 /3). (*)


div>