RABU , 21 NOVEMBER 2018

Diduga Pungli, Komisi VII DPR RI Sayangkan Sikap Dinas Kelautan Jeneponto

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Rabu , 31 Oktober 2018 16:00
Diduga Pungli, Komisi VII DPR RI Sayangkan Sikap Dinas Kelautan Jeneponto

Aggota DPR RI Komisi VII, Mukhtar Tompo

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah warga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu mendatangi Kantor Dinas Kelautan, Rabu (31/10).

Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Mereka mempertanyakan bantuan nelayan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berupa 1.000 unit perahu dan 2.000 tabung gas.

Mereka geram dengan sikap Dinas Kelautan yang sengaja tidak memberikan bantuan tersebut kepada sejumlah nelayan.

Menurut salah satu nelayan, M Agus mengatakan namanya terdaftar sebagai penerima bantuan namun enggan diberikan undangan.

” Sudah jelas nama saya urutan 342, tapi tidak diberi undangan. Saya datang kesini mencari hak saya, ” tegasnya dengan nada tinggi.

Dia juga menyayangkan sikap Dinas Kelautan yang masih menggunakan dendam Pilkada yang lalu. Harusnya tidak ada lagi hal seperti itu.

” Memang saya orangnya Mukmin Bisa (Tagline salah satu Paslon), tapi yang lain banyakji juga yang dapat bantuan, ” ungkapnya.

Ia juga membeberkan perilaku oknum yang diduga melakukan pungli kepada nelayan yang menerima bantuan. Menurutnya perilaku ini sangat merusak citra Kabupaten Jeneponto.

” Bantuan ini gratis, kenapa harus ada yang bayar Rp. 250.000 – Rp. 300.000. Kenapa juga bantuan ini dibagi malam hari, ada apa?, ” ungkapnya.

Sementara itu, Aggota DPR RI Komisi VII, Mukhtar Tompo menyayangkan kejadian tersebut. Pasalnya berkat dialah sehingga Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) memberikan bantuan 1000 paket konverter Kit (alat konversi BBM ke LPG) bagi kapal nelayan. Penyerahan tersebut digelar di Kabupaten Jeneponto, Jumat (26/10) kemarin.

” Sungguh saya sangat sayangkan. Bantuan itu untuk Nelayan. saya perjuangkan di pusat itu tak mudah. Gratis, tak boleh di pungut apapun dari masyarakat,” ungkapnya. (*)


div>