RABU , 12 DESEMBER 2018

Diduga Tak Dilayani, Pasien di RS H Padjonga Daeng Ngalle Meninggal

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Minggu , 15 Juli 2018 18:30
Diduga Tak Dilayani, Pasien di RS H Padjonga Daeng Ngalle Meninggal

RS H Padjonga Daeng Ngalle

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle kembali dikeluhkan dan disoroti keluarga pasien. Lantaran mereka mendapat pelayanan yang buruk, sehingga mengakibatkan keluarganya meninggal karena tidak dilayani oleh dokter selama 24 jam.

Melalui akun facebooknya, Anhie Unggu menyampaikan tentang kejadian di rumah sakit yang menurutnya pelayanannya sangat buruk.

Lewat aku facebook miliknya, Anhie Unggu menuliskan kekecewaannya terhadap pelayanan RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Sebab gara-gara menggunakan kartu BPJS pemerintah, pihak rumah sakit tidak memberikan pelayanan.

“Katanya ruang icu full, pas di cek, sebenarnya masih bisa pasien ditempatkan di Icu, selain itu alasan juga, katanya dokternya lagi pelatihan di Jakarta terus kalau pasien kritis begini?
bagaimana klo tidak ada dokter baru pasien kritis begini?,” sedihnya Anhie Unggu.

Dari info yang tertera pada akun facebooknya, diketahui bahwa Anhie berdomisili di Kota Makassar dan bekerja di perusahaan Trans Studio.

Sejak diposting kemarin, Sabtu (14/7) Pukul 09-00 status tersebut telah dikomentari lebih dari 500 orang dan dibagikan 400 lebih orang. Umumnya warga memberi komentar negatif terhadap pelayanan RS tersebut.

Berikut ini beberapa komentar facebooker menanggapi satatus Anhie Unggu. @Andi Shoeel: Dokter di buang aja tdk becus jalani tugas.

@Ulie: Rata2 hax orang yang berduit cepat dilayani.

@Iran Kenza: Pecatmi saja itu yg tidak melayani warga yg sakit.

Dari sekian komentar diatas ada juga pengguna facebook meminta kejadian ini di viralkan, seperti diutarakan pemilik akun facebook @Dhyrman Sudirman: S7 viralkan biar jd pelajaran dan sprti ini tdk trjadi pda kluarga qt. (*)


div>