SENIN , 22 OKTOBER 2018

Dies Natalies ke-57 UNM, Rektor Ingatkan Tantangan Zaman

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Muhammad Alief

Rabu , 01 Agustus 2018 22:17
Dies Natalies ke-57 UNM, Rektor Ingatkan Tantangan Zaman

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), saat menyampaikan sambutan pada puncak peringatan Dies Natalies UNM ke-57, di Ballroom menara Pinisi UNM, Rabu, (1/8/2018).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar puncak Dies Natalis ke-57 dengan mengusung tema transformasi sistem pendidikan nasional di era industri 4.0, dihelat di Ballroom menara Pinisi UNM, Rabu, (1/8/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Rektor UNM, Prof Husain Syam, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional Republik Indonesia, Dr Arif Budimanta dan Pejabat (PJ) Gubernur Sulsel, Dr Soni Sumarsono, membawakan orasi ilmiah dalam kegiatan ulang tahun di kampus pencetak guru tersebut.

Momentum Dies Natalis ke 57 menjadi peringatan penting dalam menegaskan dan mengembangkan UNM sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia.

“Dies Natalis ke 57 ini masih jauh dengan keinginan kita, masih banyak yang ingin kita raih. Tapi pergerakan kita selama dua tahun cukup signifikan, dari sisi kelembagaan, SDM, penelitian kita termasuk terbaik secara nasional,” jelas Rektor Husain.

Eks Dekan Teknik UNM ini menyampaikan, seiring perkembangan keilmuan dan tantangan zaman, UNM cepat merespon melalui pembukaan program studi baru.

“Dalam tahun terakhir, jumlah prodi di UNM telah bertambah 10 prodi,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional Republik Indonesia, Dr Arif Budimanta, dalam orasi ilmiahnya menyampaikan dalam dunia akademik perubahan melahirkan pengetahuan baru yang berimplikasi pada kehidupan manusia.

“Perkembangan dinamika pengetahuan menuju 4.0 merupakan kehendak zaman. Diharapakan peran penting civitas akademika tidak hanya beradaptasi, tapi juga berkompetisi dan memanfaatkan setiap perubahan,” jelas anggota DPR RI periode 2009-2014 itu.

Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, mengapresiasi percepatan dan kontribusi UNM. Raihan prestasi ini sekaligus, sebuah beban dan tanggung jawab baru UNM, apalagi UNM sebagai Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia urutan ke 8.

“Beban yang pertama saat ini kita memasuki era 4.0, industri tahap kedua era digitalisasi berbasis IT, maka pada ulang tahun ke 57 UNM harus mampu melakukan evaluasi diri, melakukan penyesuaian-penyesuain, dan merespon melalui kurikulum dan pola-pola pendidikan agar lulusannya berkontribusi sesuai kebutuhan di era revolusi industri 4.0 ini,” jelas Dirjen Otoda Kemendagri RI ini.

Ia berkomitmen, pemerintah provinsi sebagai kepanjangan pemerintah pusat, memberi dukungan penuh kepada UNM.

“Karena itu pemerintah dan gubernur harus memberikan dukungan kepada kampus yang luar biasa ini,” tandasnya..

Sejumlah kegiatan telah dihelat dalam rangkaian Dies Natalis UNM ke -57, seperti sepeda santai, minggu gembira, lomba nyanyi solo, perlombaaan olahraga serta pameran pendidikan.(*)


div>