SENIN , 23 JULI 2018

Digdaya Parpol tak Lagi Direkeng Rakyat

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 30 Juni 2018 10:25
Digdaya Parpol tak Lagi Direkeng Rakyat

grafis sikap parpol. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Mesin Partai Politik (Parpol) tak begitu efektif lagi memengaruhi pemilih dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Raihan suara akhir Pilkada 2018, menepikan kekuatan magic Parpol. Dominasi kursi saat pengusungan, tak sejalan dengan pilihan akhir masyarakat saat pemungutan suara.

grafis sikap parpol. Dok. RakyatSulsel

Hasil Pilkada 2018 menempatkan 16 elit Parpol atau sekira 72 persen dari total 22 calon kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih. Calon Kepala Daerah (Cakada) terpilih berlatarbelakang sebagai mantan birokrat dan pengusaha, masing-masing sebanyak tiga orang atau sekira 13,6 persen.

Partai Golkar menempatkan delapan elitnya sebagai pemenang Pilkada. Diantaranya empat kepala daerah berstatus petahana, dan empat wakil kepala daerah. Elit Golkar yang gagal dialami oleh Fatahudding (Cabup Luwu), Usman marham (Cawabup Pinrang), serta Calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin yang gagal menumbangkan kolom kosong. Kekalahan juga dialami pasangan calon usungan Golkar di Pilkada Wajo, Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat.

Partai Demokrat berbagi bersama NasDem dan Gerindra masing-masing menempatkan dua elitnya sebagai bupati/wabup terpilih. Elit Demokrat yang melaju diantaranya Andi Irwan Hamid sebagai Cabup Pinrang terpilih serta Syukur Bijak sebagai cawabup terpilih Pilkada Luwu. Sementara kegagalan elit Demokrat dialami petahana Pilkada Sinjai Sabirin Yahya.

Adapun elit NasDem yang terpilih Pilkada 2018 diantaranya walikota petahana Palopo, Judas Amir serta Asman sebagai Cawabup Enrekang. Kekalahan di Pilkada dialami elit NasDem Faisal A Sapada di Pilkada Parepare serta Andi Racmatika Dewi di Pilkada Makassar.

Sedang Gerindra sukses mengatrol Pilkada Sinjai dan Jeneponto. Masing-masing Andi Seto Gadishta Asapa sebagai Bupati Sinjai terpilih dan Paris Yasir sebagai Wabup Jeneponto.

Selaim empat Parpol di atas, terdapat masing-masing satu elit PAN dan PKS yang sukses memenangkan pemilihan kepala daerah langsung. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Amran Mahmud terpilih sebagai Bupati di Wajo, sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memunculkan Sahabuddin sebagai Wabup Bantaeng terpilih.

Duo srikandi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fatmawati Rusdi dan Andi Sugiarti Mangun Karim hanya meraih suara terbanyak kedua. Cabup Sidrap Fatmawati Rusdi yang berpasangan dengan Abdul Madjid kalah atas pasangan Dollah Mando-Mahfud Yusuf, sementara perolehan suara Sugiarti yang berpasangan dengan Andi Mappatoba di Pilkada Bantaeng, terpaut lebih rendah dibanding capaian pasangan Ilham Syah Azikin-Sahabuddin.

Figur berlatarbelakang sebagai mantan birokrat yang sukses di Pilkada diantaranya Bupati Bantaeng terpilih Ilyam Syah Azikin, Dolllah Mando di Pilkada Sidrap, serta Alimin sebagai Wabup Pinrang terpilih.

Sementara asal pengusaha diantaranya Amran sebagai Wabup Wajo terpilih, Cawabup Sidrap Mahfud Yusuf, serta Bupati Luwu terpilih Basmin Mattayang. Nama terakhir pernah aktif sebagai politisi di sejumlah Parpol.

Hitung cepat scan C1 Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sudah rampung 100 persen, Jumat (29/6) malam tadi memunculkan distribusi suara rakyat yang variatif di sejumlah Pilkada. Kecuali petahana Enrekang dan Bone yang unggul jauh atas kolom kosong, selisih suara di bawah 15 persen antara pasangan calon pemenang dan pasangan calon lain terjadi pada 10 daerah Pilkada lainnya.

Selisih suara di bawah tiga persen terjadi di Pilkada dua daerah bertetangga, Pinrang dan Parepare.

Pasangan calon peraih suara terbanyak Pilkada Parepare, Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP-PR), unggul atas pasangan Faisal Sapada-Asriadi Samad (FAS-AS) dengan selisih suara sebanyak 1.989 atau sekira 2,4 persen. TP-PR meraih total 39.996 suara, sementara FAS-AS sebanyak 38.098.

Di Pilkada Pinrang, pasangan calon Irwan Hamid-Alimin (Beriman) unggul tipis atas pasangan Abdul Latif-Usman Marham (Bersalam). (*)


div>