RABU , 14 NOVEMBER 2018

Diguyur Hujan Lebat, 4 Desa Terdampak Banjir dan Longsor

Reporter:

Ran

Editor:

Iskanto

Selasa , 16 Oktober 2018 07:55
Diguyur Hujan Lebat, 4 Desa Terdampak Banjir dan Longsor

int

MAMASA, RAKYATSULSEL.COM – Akibat diguyur hujan lebat selama 15 jam Sabtu hingga Minggu dinihari 14 Oktober 2018. Bencana alam banjir dan tanah longsor menimpa 4 Desa di Kecamatan Tabulahan Kab. Mamasa.

Bencana alam tanah longsor dan banjir diperkirakan menelan kerugian hingga miliyaran rupiah karena mengakibatkan puluhan rumah rusak, lahan persawahan dan perkebunan rusak serta ternak masyarakat banyak yang mati.

Danramil 1402-07/Mambi Kapten INF Martani saat dihubungi via selulernya mengatakan bahwa sekitar 4 Desa di kecamatan Tabulahan kab. Mamasa tertimpa bencana alam tanah longsor dan banjir, Senin (15/10)

“Beberapa titik longsor diantaranya di desa Tampak Kurra 9 Titik, Desa Malatiro 3 Titik,
Desa Lahakang 4 titik dan Desa Burana 4 Titik,” ungkap Danramil Via Telepon Selulernya.

Sementara jalan yang tertimbun material tanah longsor yang paling parah di Desa tampak Kurra sudah bisa dilalui petang ini.

“Masyarakat, Tagana dan BPBD Kab Mamasa di bantu anggota TNI sudah berada di lokasi bencana dengan menurunkan 5 Unit Alat berat berupa eskavator dan loader,” jelas Danramil.

Luapan air sungai juga merendam merendam fasilitas umum berupa SD dan gereja di Desa Burana namun tidak menyebabkan kerusakan yang parah

“Bencana alam yang menimpa 4 Desa di kecamatan Tabulahan sampai malam ini tidak ditemukan korban jiwa hanya puluhan ternak masayakat ditemukan banyak yang mati,” tutupnya. (*)


div>