KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Dihadapan Ribuan Simpatisan, Deng Ical Nyatakan Siap Perang

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 10 Juni 2017 00:43
Dihadapan Ribuan Simpatisan, Deng Ical Nyatakan Siap Perang

Suasana buka bersama Deng Ical di Rumah Jabatan Wakil Walikota Makassar, jalan Letjend Hertasning, Jum'at (9/6). Foto: ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ribuan loyalis dan simpatisan Syamsu Rizal alias Deng Ical dari berbagai penjuru kota Makassar ikut bersatu dalam acara buka puasa bersama, yang diadakan di Rumah Jabatan Wakil Walikota Makassar, jalan Letjend Hertasning, Jum’at (9/6).

Akibat dari acara tersebut sehingga membuat arus lalu lintas sekitaran jalan Letjend Hertasning menuju AP. Pettarani menjadi macet.

Oleh karena itu, Deng Ical sapaan meminta maaf kepada seluruh pengguna jalan yang harus terganggu dengan adanya acara buka puasa bersama ini.

“Saya tidak menyangka akan sebanyak ini tim dan simpatisan yang datang, ini semua di luar perkiraan kami sehingga menyebabkan kemacetan. Untuk itu, sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan,” kata Deng Ical.

Sementara itu, Dalam sambutannya, Deng Ical mengatakan hari ini kita melakukan buka puasa bersama di tempat yang menjadi hasil dari perjuangan di pilwali tahun 2013 kemarin.

“Tempat ini adalah hasil dari kerja keras dan doa kita semuanya. Muda-mudahan pada pertemuan ini bisa kembali menyatukan langkah langkah dan semangat untuk siap berperang,” ucap Deng Ical.

Syamsu Rizal sapaan Deng Ical juga mengajak kepada seluruh simpatisan yang hadir memanfaatkan momen ramadhan untuk memperbaiki diri
“Siap perang melawan hawa nafsu dan kemunafikan ,” tegas Deng Ical dengan suara lantang.
“Siap perang. Tanya Deng Ical kepada ribuan tim dan simpatisan
“Kami siap perang. Jawab ribuan simpatisan sembari mengepalkan tangan ke atas.
Deng Ical juga menyampaikan salam IAS kepada seluruh simpatisan. Beliau bilang sabarki semua. “Saya ini masuk ‘pesantren’, beliau bilang. Katanya, beliau sedang mempertanggunjawabkan sesuatu yang memang dipertanggungjawabkan oleh seorang pemimpin,” tutur Deng Ical mengutip pesan IAS.

div>