JUMAT , 20 JULI 2018

Diiringi Tanjidor, Amil Shadiq Mendaftar Calon DPD

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 11 Juli 2018 17:15
Diiringi Tanjidor, Amil Shadiq Mendaftar Calon DPD

Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Sulsel, Amil Sadiq diiringi tanjidor saat tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Rabu (11/7). (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ada yang menarik pada saat pendaftaran calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan Sulsel, Amil Sadiq di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Rabu (11/7)

Amil Shadiq Arsyad Pana calon senator 2019 ini didampingi ratusan tim dari akademisi Unibos, ketua KNPI makassar christoper aviary, dan mantan ketua HMI Cabang Makassar Edy Sofyan.

Keduanya turut mendoakan Amil agar mulus melenggang ke senayan di kursi DPD RI Cukup unik. Pendaftaran Amil yang menyetor dukungan tujuh ribu KTP diiringi musik tanjidor

Amil Sadiq mengatakan, sengaja membawa para pendukungnya karena itu merupakan motivasi baginya maupun masyakarat Sulsel jika bisa menjadi senator RI 2019 mendatang.

“Ini sebuah penyemangat bagi kami, karena banya orang yang mengatarkan kepada kami. Itu membuktikan jika saya memiliki banyak pendukung,” katanya.

Sementara untuk iring-iringan Tajidor menurutnya berupkan kecintaan kepada musik Sulsel yang kini mulia puna. “Kan kami orang Sulsel, jadi harus mencintai budayalokal,” ucapnya.

Dalam penyerahan berkas kelengkapan pendaftaran, Amil Sadiq telah memenuhi semua apa yang dibutuhkan oleh KPU Sulsel, apalagi dari 25 kandidat calon senator, Amil Sadiq salah satu dari tiga nama yang telah lolos verifikasi faktual jumlah dukungan.

“Ini bentuk keseriusan saya untuk maju sebagai anggota DPD, karena beberpa orang yang dilakukan verifikasi faktual hanya saya, pak Saiful Saleh dan Sindwa Tanrrang,” ungkapnya.

Sementara untuk dukungan menjadi anggota DPD RI, Amil Sadiq sangat percaya jika selama menjadi dosen di Universita Bosowa Makassar bisa mendukung dan meberikan suara pada saat pemilihan 2019 mendatang.

“23 tahun saya mengjar. Ribuan saya ciptakan serjana dan itu saya kira komunitas alumni mendulang suara yang besar,” tuturnya. (*)


div>