SENIN , 22 OKTOBER 2018

Dijodohkan Orang Tua, Pemuda Pilih Gantung Diri

Reporter:

Editor:

Lukman

Jumat , 27 Juli 2018 07:37
Dijodohkan Orang Tua, Pemuda Pilih Gantung Diri

int

RAKYATSULSEL.COM– Pasangan suami istri Muhammad Karli dan Sulastri semula ingin menjemput anaknya, Angga Risky, 24.

Namun, mereka menemukan si anak gantung diri di kamar kosnya di kawasan Ploso Timur Gang III kemarin.

Orang tua korban sempat curiga terhadap kelakuan anaknya. Dihubungi berkali-kali, Angga tidak pernah menjawab.

“Saya mengajaknya pulang kampung. Dia mau rapak (persiapan sebelum akad nikah),” kata Karli.

Namun, hingga Selasa (24/7), Angga belum pulang ke tempat tinggalnya di Blitar. Karli dan istrinya langsung menuju kos anaknya.

Setiba di kamar kos di lantai 2, pintu terkunci. Walaupun digedor-gedor, tidak ada yang membukakan. Akhirnya, Karli meminta tolong tetangga.

“Saya dobrak kamarnya,” kata Abdul Manan, tetangga yang membantu.

Sebelum membuka, Manan sempat mengintip ke kamar melalui sela-sela jendela. Dia melihat posisi korban sudah gantung diri dengan tali yang diikat di ventilasi.

“Orang tua Angga langsung lemas dan hampir pingsan,” kata Manan.

Sambil menunggu petugas kepolisian dan linmas datang, para tetangga berusaha menenangkan keduanya.

Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno mengatakan, korban akan dijodohkan. Ketika acara rapak akan digelar, korban tak kunjung balik ke Blitar.

Melihat tanda-tanda fisik, korban murni gantung diri. Pihaknya juga masih akan memanggil beberapa saksi untuk diperiksa.

“Perihal hubungan motif bunuh diri dengan mau atau tidaknya korban dijodohkan masih didalami,” kata Prayitno. (dan/c6/dio/jpnn)


div>