JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Dilapor ke DKPP, Ketua KPU Bantaeng Bilang Begini

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Senin , 02 Juli 2018 17:30
Dilapor ke DKPP, Ketua KPU Bantaeng Bilang Begini

Ketua KPU Bantaeng, Andi Nurbaeti. (ist)

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Tim Hukum paslon Bupati Bantaeng nomor urut dua, Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga’na), Zamzam telah melaporkan lima komisioner KPU Bantaeng ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Laporan tersebut terkait temuan pemalsuan data dan daftar pemilih pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Bantaeng 2018.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Bantaeng, Andi Nurbaeti mengaku telah bekerja secara maksimal untuk pemutakhiran data pemilih.

“Usaha kami telah maksimal untuk bekerja dalam mengurusi pemutakhiran data pemilih di Pilkada Bantaeng ini,” ujarnya, Senin (2/7).

Menurutnya, KPU selama ini juga telah menjalankan wewenangnya secara prosedural seperti uji publik terkait data pemilih mulai tingkat desa hingga kabupaten. Bahkan, sebelum penetapan DPS maupun DPT, semua tim Paslon itu kami undang untuk menyampaikan protes atau keberatannya jika ada data yang keliru.

“Input data pemilu itu kami lakukan lewat aplikasi Sidali yang dikelola langsung oleh KPU pusat, sehingga ketika ada pemilih ganda maka langsung kami lakukan perbaikan,” tambahnya.

Selain itu, kata Nurbaeti, pihak KPU juga telah melakukan upaya untuk meminimalisir kemungkinan pemilih ganda. Upaya itu seperti menahan C6 agar tidak didistribusikan jika orangnya tidak ditempat, ganda atau telah meninggal dunia dan sampelnya dipegang oleh KPU.

“Kami tahan C6 dimaksudkan agar tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu, namun terkait dilaporkan ke DKPP, maka kami menyatakan menghargai upaya semua pasangan calon. Itu hak mereka,” jelasnya. (*)


div>