SELASA , 22 MEI 2018

Dilarang Membangun Di Areal Maminasata

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 26 September 2012 10:16
Dilarang Membangun Di Areal Maminasata

Poros jalan ini dilarang dibanguni warga karena masuk zona Maminasata.

Poros jalan ini dilarang dibanguni warga karena masuk zona Maminasata.

GOWA – Pemerintah Provinsi Sulsel telah menetapkan zona Maminasata. Zona tersebut yang meliputi empat kabupaten/kota, yakni Makassar, Sungguminasa (Gowa), Maros, dan Takalar. Salah satu daerah di Kabupaten Gowa yang masuk jalur ini adalah Desa Tinggimae.

Kepala Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Paharuddin mengatakan, ruas poros jalan provinsi di Dusun Boka dengan luas kisaran puluhan hektar, merupakan salah satu wilayah zona larangan berat untuk melaksanakan kegiatan membangun perumahan dan pemukiman penduduk.

Munculnya larangan keras dari pemerintah untuk membangun di jalur tersebut, kata dia, karena wilayah itu persis masuk pada jantung perencanaan jalan lingkar Maminasata. Dia menyebutkan, pekan lalu sejumlah warga dan pengusaha yang hendak memulai peletakan batu pertama rukonya terpaksa disuruh hentikan.

Bahkan, saat penghentian pembangunan dilakukan, sejumlah pemilik tanah sempat protes. Ini terjadi, lantaran  pemilik lahan tidak tahu, jika bangunan di wilayah poros jalan Dusun Boka, masuk jalan lingkar Maminasata yang dilarang untuk dibanguni pemukiman. Namun, begitu dijelaskan oleh pihak pemerintah  desa setempat, sejumlah warga dan pengusaha pemilik tanah dapat memahami serta bersedia menghentikan rencana bangunannya.

Salah seorang warga pemilik tanah di wilayah Maminasata yang namanya tak ingin dikorankan, mengatakan, sebelum melaksanakan kegiatan proyek pembangunan di jalan lingkar tersebut, pemerintah harus mengganti tanahnya. “Pemerintah harus menggantikan tanah saya melalui ganti rugi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Kantor Perizinan dan Pelayanan Terpadu Setkab Gowa, H.Lutfi Latief, mengatakan ruas poros jalan propinsi di Dusun Boka itu, persis jantungnya proyek sarana pembangunan jalan lingkar. Makanya dia tegaskan, kawasan tersebut harus tetap bersih dan dilarang keras untuk dilakukan pembangunan pemukiman penduduk di atas lokasi tersebut.

Dia mengimbau pemerintah setempat untuk tidak memberikan izin membangun kepada warga yang hendak melaksanakan pembangunan di atas areal tanah jalur jalan lingkar Mainasata. “Diharapkan pemerintah setempat mulai camat hingga kepala desa untuk tidak memberi izin membangun pemukiman atau usaha diatas zona Maminasata,” jelas Lutfi di ruang kerjanya, Selasa (25/9).

Terpisah, pengawas lapangan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gowa, H. Tobo, mengatakan, site plan perencenaan gambar pada sarana pembangunan jalan lingkar Maminasata di poros jalan Dusun Boka Desa Tinggime sudah ada beberapa tahun lalu. Karena itu, warga pemilik tanah dilarang membangunan di areal wilayah itu, pungkasnya. (K1/C)


Tag
div>