SABTU , 15 DESEMBER 2018

Dinas KISP Sulsel Gelar Bimtek PPID

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 09 Mei 2018 09:53
Dinas KISP Sulsel Gelar Bimtek PPID

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL. COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Sulsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peran PPID dalam Peningkatan Pelayanan Informasi Berbasis IT Bagi SKPD. Bimtek ini diikuti pejabat PPID lingkup Provinsi Sulsel dan kabupaten/kota se Sulsel.

Kepala Bidang Informatika Dinas Komunikasi Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Sulsel, Badaruddin, mengatakan, seiring keterbukaan informasi publik, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) diharapkan dapat mewujudkan pemerintahan yang baik, transparan, efisien dan akuntabel. Karena itu, Dinas KISP Sulsel menyelenggarakan bimbingan teknis untuk PPID.

“Bimtek PPID ini untuk memberikan pendidikan dan keterampilan bagi PPID dalam menjalankan tugasnya, sehingga maksimal dalam melayani masyarakat dalam memperoleh informasi publik,” kata Badaruddin, menyampaikan laporannya dalam Bimbingan Teknis Peran PPID Dalam Peningkatan Pelayanan Informasi Berbasis IT Bagi SKPD Lingkup Provinsi Sulsel dan Kabupaten/Kota se Sulsel, di Hotel Prima Makassar, Rabu (9/5).

Sementara, Staf Ahli Bidang Hukum Pemprov Sulsel, Abdul Haris, mewakili Pelaksana Tugas Sekprov Sulsel, saat membuka bimtek, mengatakan, bimtek ini mempunyai makna yang strategis, karena berkaitan dengan peningkatan kompetensi pejabat PPID. Bimtek ini tidak sekedar formalitas belaka, karena PPID menjadi barometer pelaksanaan good governance.

“Riwayat pembentukan PPID adalah tuntutan keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Yang menjadi ujung tombak keterbukaan informasi publik, kata Abdul Haris, adalah PPID. Tanpa dukungan PPID, good governance tidak akan bisa kita capai.

“Bimtek harus diselenggarakan secara berkala. Karena selalu ada perubahan mekanisme pelayanan dan perubahan aturan, yang wajib dipahami oleh PPID,” imbuhnya.

Menurut Abdul Haris, salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya sinergitas PPID di provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, PPID perlu diback up dengan pembiayaan.

“Sekarang sudah ada tunjangan TPP. Dan saya harap PPID menjadi tunjangan TPP yang lebih tinggi, mengingat tugas mereka sangat dominan. Kalau masih rendah, tentu harus dievaluasi mengingat tugas pokok PPID sangat strategis,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas KISP Sulsel, Andi Hasdullah. (*)

 


div>