KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Mou Dengan Dirut LPDB Kemenkop dan UKM RI

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 14 Desember 2017 13:05
Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Mou Dengan Dirut LPDB Kemenkop dan UKM RI

Suasana penendatangan kerjasama oleh beberapa Kadis Koperasi dan UMKM dengan Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo. ist

SURABAYA, RAKYATSULSEL.COM – Kementerian Koperasi dan UKM RI menggelar rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Koperasi dan UMKM dengan fokus utama membahas progres Rancangan Undang-Undang Perkoperasian dan Evaluasi Program Tahun 2017 yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Desember di Hotel Garden Palace Surabaya.

Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, AAGN Puspayoga, yang dalam sambutannya berharap agar Rakortas yang dilaksanakan di setiap daerah dapat mendorong kebangkitan dan daya beli serta keberpihakan kepada KUMKM.

Menurutnya, rasio wirausaha yang sudah mencapai pada angka 3,01 % membutuhkan pembinaan, penyediaan skim pembiayaan dan pengembangan lebih lanjut, untuk bunga KUR pada tahun 2018 turun menjadi 7%, Kementerian Koperasi dengan Kementerian Keuangan menghadirkan produk Ultra Mikro (UMI) dengan mendorong sebanyak 60 koperasi sebagai penyalur KUR UMI dan juga
“Saya juga menginginkan Lembaga Pengelola Dana Bergilir KUMKM hadir lebih profesional dan berpihak pada KUMKM yang berkualitas dan tidak menimbulkan banyak masalah lagi,” ujarnya.

Acara Rakortas dihadiri oleh seluruh pejabat eselon I Kemenkop dan UKM RI dan seluruh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi seluruh Indonesia.

Sebelum acara pembukaan oleh Menkop dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal tentang Pembinaan, Percepatan, Monitoring dan Evaluasi penyaluran dana bergulir.

Terkait dengan PKS tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal berharap, dengan PKS ini pelaku koperasi dan UKM semakin percaya diri dalam mengakses pembiayaan yang disiapkan oleh LPDB dengan performa yang baru tampil dengan suku bunga yang kompetitif transparan dan berpihak pada KUKM.

“Kita berharap banyak dengan adanya penendatanganan MoU ini semoga kedepannya koperasi dan UMKM dapat lebih berkembang lagi,” ujarnya.

Selain Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Braman Setyo juga melalukan MOU yang sama kepada Kadis Koperasi dan UKM Sumbar, Sumsel dan Kalsel, Jambi dan Lampung. (*)


div>