KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Dinas Perikanan dan Kelautan Salahkan Dewan Soal Ikan Berformalin

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Selasa , 17 Oktober 2017 18:30
Dinas Perikanan dan Kelautan Salahkan Dewan Soal Ikan Berformalin

rapat dinas perikanan lutim

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) melakukan rapat untuk membahas isu formalin yang meresahkan warga Lutim.

Rapat yang berlangsung di Kantor Bupati Lutim dan dipimpin oleh Staf Ahli bidang pemerintahan, Budiman. Rapat tersebut juga dihadiri perwakilan dari Dinas Keshatan, Kelautan, Perhubungan, Perdangangan, Satpol PP dan Polres Lutim, Selasa (18/10).

Dalam rapat tersebut disepakati untuk membentuk tim terpadu khusus menangani kasus ikan berformalin yang beredar di Lutim. Tim ini lahir karena aparat kepolisian sampai saat ini belum berhasil menangkap pelaku yang mencampurkan formalin pada ikan yang di jual kepada warga Malili.

Kepala Bidang Dipersifikasi Hasil Perikanan Dinas Perikanan Luwu Timur, Muhammad Ghazali mengatakan kasus ikan berformalin yang melanda Lutim saat ini adalah pelajaran telak bagi kita semua.

Pasalnya, kata dia, beberapa tahun sebelumnya pihaknya juga mengaku pernah meminta anggaran di DPRD Lutim untuk pengadaan alat pengetesan formalin pada ikan yang masuk ke Luwu Timur. Akan tetapi, kata dia, usulan itu di tolak, karena dianggap tidak dipenting.

“Iya saya sudah usulkan ke dewan beberapa tahun silam, agar kami di Dinas Perikanan dan Kelautan ini dilengkapi dengan alat pengetes formalin, namun itu di tolak oleh anggota dewan, dengan alasan alat itu tidak penting,” kata Ghazali

Oleh karena itu, pihaknya sangat bersyukur karena yang mengungkap kasus tersebut adalah anggota dewan. Menurutnya, jika saja pihaknya dilengkapi alat tes ikan berformalin, maka kasus warga Lutim makan ikan beformalin ini tidak akan terjadi.


div>