SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Dinas Pertanian Maros Monitoring Program Tanam IP300 di Tanete

Reporter:

Iqbal

Editor:

asharabdullah

Kamis , 09 Agustus 2018 20:30
Dinas Pertanian Maros Monitoring Program Tanam IP300 di Tanete

int

MAROS, RAKYATSULSLE.COM – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros lakukan tinjauan langsung program penanaman IP300 di Dusun Rumbia, Desa Tanete, Kecamatan Simbang, Kamis (9/8/2018).

Peninjauan ini ditujukan dalam rangka memonitoring persiapan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi IP300 Tahun 2018 di Desa Tanete serta pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

“Ini merupakan monitoring terkait persiapan LTT Padi IP300 Tahun 2018 di Tanete, kami juga melakukan peninjauan terhadap pemanfaatan Alsintan berupa batuan pompanisasi di lokasi,” ungkap Hamril, Kamis (9/8/2018).

Hamril melanjutkan, jika pemanfaatan Alsintan di Desa tersebut sudah maksimal. Terbukti dengan sangat terbantunya para petani dalam mengelola sawahnya hingga sampai pada proses pemanenan nantinya.

“Kami melihat pemanfaatan alsintan di Tanete ini sudah maksimal, dengan mesin pompanisasi yang membantu petani. Bantuan yang tentunya mendukung hingga panen nanti. Inilah tujuan kami sebenarnya dari dinas pertanian, kami berharap bisa petani bisa terbantu meningkatkan produktifitas gabah tiap tahunnya. Kami harapkan tak hanya di Tanete saja, tetapi di wilayah-wilayah lainnya juga,” Tuturnya.

Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Agribisnis DPKP Maros tersebut menjelaskan jika terjadi peningkatan secara signifikan LTT IP300 di Desa Tanete di tahun 2018 ini.

“IP300 tahun ini meningkat, khusus di Desa Tanete, yakni dari 300 di Tahun 2017 kemarin menjadi 360 Hektar di tahun ini. Kita berharap, IP300 ini bisa terjaga terutama pasokan air hingga panen,” Paparnya.

Sementara itu, seorang petani di dusun Rumbia, Jufri, sangat berterimakasih atas bantuan pemerintah yang diberikan selama ini. Berkat bantuan tersebut, para petani yang ada di Desa Tanete bisa melakukan penanaman IP300.

“Awalnya di Tanete ini, kami hanya menanam 2 kali setahun. Namun, beberapa tahun terakhir setelah bantuan pemerintah datang, perlahan kami melakukan penanaman 3 kali setahun, awalnya kami hanya menanam 10 Hektar, lalu kami tingkatkan 50 Ha di tahun kedua, dan menjadi 250 ha di tahun ketiga, dan tahun 2017 kemarin itu sudah 300 Hektar, hingga tahun ke-5 ini sudh bisa mencapai 360 Hektar. Tentunya ini tidak terlepas dari peranan dinas pertanian.” Singkatnya.

Diketahui, desa Tanete adalah salah satu desa yang pernah dikunjungi oleh Bapak Menteri Pertanian, Amran Sulaiman pada akhir tahun lalu. (*)


Tag
  • Pemkab Maros
  •  
    div>