SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Dinas PU Bakal Buka Dua Pintu Kanal

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 15 Maret 2018 13:00
Dinas PU Bakal Buka Dua Pintu Kanal

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus mengupayakan menimalisir genangan saat hujan turun. Salah satu caranya dengan menambah dua pintu kanal di Jl Urip Sumihardjo dan Jl Batua Raya.

Anggaran yang disediakan dalam pembangunan dua pintu kanal tersebut sekira Rp 4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Makassar dan Bantuan Program Raise dari Asian Development Bank (ADB).

Kepala Bidang (Kabid) Drainase dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PU Makassar, Fuad Aziz mengatakan, untuk membantu aliran air yang menyebabkan genangan disejumlah titik di Kota Makassar, pihaknya bakal menambah dua pintu kanal.

“Pintu air yang pertama itu ada di Jl Urip Sumihardjo, kemudian yang kedua kita akan bangun Pintu Air di Jl Batua,” ujar Fuad Aziz, Rabu (14/3) kemarin.

Lanjut Fuad, selain penambahan pintu kanal, pihaknya juga akan menambah teknisi untuk mengoperasikan mesin-mesin penghisap baik yang berada di pintu kanal maupun mesin penghisap mobile yang digunakan dilokasi rawan genangan.

“Kita akan tambah, karena teknisi baru tiga maka kita coba tambah dua lagi untuk mengoperasikan mesin mobile dan mesin penghisapnya sekaligus pemeliharaannya,” jelas Fuad.

Ia menambahkan, selain pintu air yang dimiliki oleh Dinas Pekerjaan Umum, pihaknya juga memiliki pompa mobile yang berfungsi untuk menghisap air di wilayah cekungan.

“Jadi kita bawa pompa mobile ini ke lokasi, seperti kita gunakan di Wilayah Batua juga, kita simpan dua minggu disana, kita punya empat dan siap digunakan di manapun,” ucap Fuad Aziz.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengaku terrus melakukan beragam upaya untuk bisa mengatasi bencana banjir. “Kami telah mengerahkan seluruh tim dan aparat untuk secepat mungkin menangani dampak banjir yang terjadi di Kota Makassar. Semoga dampak banjir ini tak mengurangi produktivitas dan kenyamanan kita semua dalam beraktivitas,” ucapnya. (*)


div>