JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Dinas PU Pangkep Uji Kelayakan Jalur Ke Kampung Terpencil

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 25 Mei 2017 18:21
Dinas PU Pangkep Uji Kelayakan Jalur Ke Kampung Terpencil

Mobil dari Dinas PU Pangkep, berusaha menembus jalan terjal dan berbatu, saat menguji kelayakan jalur menuju kampung terpencil Bonti, di kecamatan Balocci. Foto: Atho Tola/RakyatSulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Jalan menuju ke kampung terpencil, yaitu Bonti yang terletak di Kelurahan Balleanging, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, terus dibenahi.  Sejumlah upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, termasuk uji kelayakan jalur sepanjang 2.200 meter, dengan kendaraan roda dua dan empat, Kamis (25/5).

Jalur ini sendiri terletak di pegunungan kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari jalan utama Kecamatan Balocci, yang sudah bisa diakses dengan kendaraan, berkat kerja sama TNI dan Pemda Pangkep pada program TMMD. Jalur ke Perkampungan Bonti sendiri, memiliki lebar 3 meter, yang masih berupa tanah bercampur pecahan batu gunung yang tajam.

Kepala Bidang Jalan Dinas PU, A Irwan, yang kebetulan ikut memandu uji kelayakan jalur tersebut mengakui sulitnya medan, setidaknya terdapat 2 titik terjal yang memaksa kendaraan harus berusaha melalui jalur tersebut.

“selain di titik 950 meter ini, titik tersulit lain ada di 650 meter, jalannya menanjak dan berbentuk huruf S, tapi bagus karena jalan di 650 meter itu landasannya batu, jadi bisa kita lalu,” ungkapnya.

Irwan menambahkan, jika pembukaan jalan ini memang sempat mendapat kendala dari pihak Taman Nasional, namun berkat usaha pemerintah dengan alasan kesejahteraan rakyat, maka izin pembukaan jalan berhasil dikantongi tahun ini, “meski belum maksimal melihat medan yang sangat sulit tapi, akan terus kita upayakan sampai selesai”, tambah Irwan.

Seorang warga kampung Bonti yang ditemui Andi, mengaku berterima kasih dengan upaya pemerintah tersebut, ia mengaku sebelum ada jalan tersebut, dia bersama warga lain, harus berjalan kaki hingga dua jam, menyusuri hutan hanya untuk keluar menuju kampung tetangg, “bersyukur pak dengan jalanan ini, bisa motor sekarang, klo dulu jalan kaki sekutar dua jam, termasuk anak anak kampung yang mau pergi atau pulang sekolah”, jelasnya.

Andi sendiri merupakan warga pertama yang berhasil menembus kampung bonti dengan menggunakan roda dua, setelah pihak TNI dan PU membuka akses jalan di program TMMD.

[NEXT-RASUL]
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PU Pangkep, Sunandar mengatakan jika pihaknya masih mensiagakan alat berat di lokasi, lantaran sejumlah titik amasih akan dilakukan pembenaha, “kita masih siagakan terus alat berat disana dan melakukan perbaikan akses karena lokasi jalan masih membutuhkan sejumlah perbaikan di beberapa titik, utamanya pada tanjakan,”Singkatnya.


div>