JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Dini Hari, Perempuan Paruh Baya di Jeneponto Didatangi Dua Pencuri

Reporter:

Editor:

Lukman

Minggu , 26 Agustus 2018 14:30
Dini Hari, Perempuan Paruh Baya di Jeneponto Didatangi Dua Pencuri

Kapolsek Binamu IPTU Syamsuddin bersama dengan Bripka Hamiluddin, Bripka Asri Jaya, saat mendatangi TKP.

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Nasib naas dialami oleh Nurintang Daeng Ti’no (49). Dia didatangi dua orang pencuri di rumahnya, kampung Pannara Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Minggu (26/8) dini hari.

Kejadian ini bermula ketika korban yang tinggal sendiri di rumahnya merasa curiga ada orang yang mematikan lampu di ruang tengah rumahnya.

Merasa ada yang mengganjal, akhirnya korban bangun dari ranjangnya dan hendak menyalakan kembali lampu ruang tengah rumahnya.

Setelah menyalakan lampu, korban kembali ke kamarnya, namun dengan sigap dua pencuri langsung mencekik leher korban, mengikat kaki dan tangan serta menyumbat mulut korban dengan mukena.

Setelah melakukan aksinya, pelaku mengambil kalung emas di leher korban seberat 13 gram. Karena panik dua pencuri yang belum diketahui identitasnya malah meninggalkan motornya yang bermerk Honda Beat dengan nomor Polisi DD 6278 UQ.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga lari ke belakang rumah korban. Selanjutnya, korban diarahkan ke Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang untuk divisum.

Berselang beberapa menit, Kapolsek Binamu IPTU Syamsuddin bersama dengan Bripka Hamiluddin, Bripka Asri Jaya, mendatangi TKP untuk mengumpulkan bukti serta keterangan dari korban dan warga sekitar.

Kasat Binmas Polres Jeneponto, AKP Syahrul menghimbau kepada seluruh masayarakat agar tetap berhati – hati dan meningkatkan pengawasan lingkungan, laksanakan ronda malam sampai ke tingkat RK/RT dan lingkungan demi keamanan bersama.

“Kejadian seperti ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tetap berhati – hati, selanjutnya kami tetap akan intens untuk melakukan patroli di seluruh kecamatan di Kabupaten Jeneponto, selanjutnya sampai sekarang personel kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” jelasnya. (*)


div>