JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Dinkes Bantaeng Gelar Lomba Duta Kesehatan 2018

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Kamis , 19 Juli 2018 11:37
Dinkes Bantaeng Gelar Lomba Duta Kesehatan 2018

Suasana lomba duta kesehatan di Balai Kartini, jalan Kartini, Kelurahan Pallantikan, Kabupaten Bantaeng. , Kamis (19/7). (Jejeth/RakyatSulsel)

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng kembali menggelar lomba Duta Kesehatan tahun 2018 yang bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat khususnya kalangan remaja dalam upaya promosi kesehatan.

Dinkes Bantaeng bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan Lomba Duta Kesehatan 2018 di Balai Kartini, jalan Kartini, Kelurahan Pallantikan, Kamis (19/7/2018).

Lomba tersebut tema “Melalui Lomba Duta Kesehatan Mari Kita Tingkatkan Upaya Promosi Kesehatan dikalangan Remaja Demi Terwujudnya Penurunan Angka Stunting, Eliminasi Kasus Tuberculosis, dan Peningkatan Cakupan Serta Mutu Imunisasi menuju Bantaeng Sehat, Mandiri dan Berkualitas”.

Hadir mewakili Bupati Bantaeng, Asisten III Pemkab Bantaeng Ansar Tuba, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan lomba secara resmi.

“Kami berharap kedepannya kegiatan seperti ini dapat mencetak generasi yang lebih baik lagi bagi Kabupaten Bantaeng,” ungkap Ansar.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Duta Kesehatan 2018 Abdul Rasyid menuturkan, lomba ini akan melahirkan Duta Kesehatan, Duta Stunting, Duta TBC, Duta Imunisasi, dan Duta Favorit.

“Duta yang terpilih diharapkan mampu menjadi agen promosi kesehatan di masyarakat khususnya di kalangan remaja dan keluarga,” tuturnya.

Kegiatan Lomba ini di ikuti 67 pelajar tingkat SMA dan merupakan inovasi Kepala Dinkes, Andi Ihsan dalam upaya mengimplementasikan tiga isu strategis nasional bidang kesehatan yang dipaparkan pada Rakerkesnas tahun 2018 yakni Penurunan Angka Stunting, Eliminasi Tuberculosis (TBC), dan Peningkatan Cakupan dan Mutu Imunisasi.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Organisasi Profesi, Pengusaha, Klinik Kesehatan, Apotek, HPMB, Forum Anak Butta Toa, AMDK AAN dan seluruh insan kesehatan di Kabupaten Bantaeng. (*)


div>